Candi Ijo, The Temple at The Highest Location in Yogyakarta

jelang senja di candi ijo

jelang senja di candi ijo

Saya tidak punya ekspektasi apapun saat dalam perjalanan menuju Candi Ijo, sama seperti saya tidak punya rencana apapun saat keluar rumah. Saya hanya iseng membaca setiap papan penunjuk arah dan memilih untuk mengikutinya.  Niat ke Candi Ijo baru muncul saat saya di Candi Banyunibo dan bertanya jarak Candi Ijo pada penjaga yang kemudian dijawab dengan angka 2 kilometer. Baiklah. Matahari masih cukup panas, jadi tak ada salahnya saya sekalian mampir.

 

Begitu melewati jalanan menanjak terus menerus dengan beberapa bagian aspal yang tidak utuh, sempat saya merutuk kalau kalau tujuan saya ini terrnyata jelek.  Ternyata, baru sampai di area parkir saja, saya sudah norak.  Saya berada di ketinggian dengan Jogja terhampar sebagai pemandangan saya. Diselimuti kabut tipis membuat saya merasa tak ada apa apanya perjalanan sedikit saya tadi.

 

view dari parkiran

view dari parkiran

Perlu sedikit naik tangga untuk masuk ke area candi. Cukup ramai pengunjung yang berfoto. Baik yang selfie atau yang datang sendiri berkawan tripod. Ada juga keluarga yang menggelar tikar di rerumputan hijau halaman candi.

 

Candi ini terdiri dari 1 candi induk di tengah. di depannya ada candi-candi kecil berjumlah 3 yang kabarnya diyakini sebagai perwakilan trimurti. Candi induk sendiri menghadap ke barat. Sehingga saat sunset tiba dengan kilau emasnya, bagian depan Candi berwarna keemasan. Menampilkan lukisan bentangan perkotaan dan sawah-sawah pedesaan di bawah sana.

formasi lengkap

formasi lengkap

Matahari dan warna-warna senja terlihat apik dan menawan dari sisi Candi ini. ditambah pemandangan Jogja yang berselimut kabut. Kabarnya saat kabut tidak tebal, dapat terlihat pemandangan hingga Pantai Parangtritis.

 

jelang sunset

jelang sunset

Udara sejuk dan semilir angin menemani saat-saat matahari terbenam. Hati-hati jadi galau. Berhubung saya datang sendiri, dan keadaan cukup ramai, tidak memungkinkan bagi saya untuk pakai jurus self-timer. Jadi buat bukti cerita anak-cucu nanti, pakai jurus Tong-Bro ke salah satu rombongan pengunjung. dan ini dia foto satu-satunya.

 

foto satu-satunyaa

foto satu-satunyaa

*Candi Ijo terletak di Desa Sambirejo, Kec Prambanan, Kab. Sleman, DI Yogyakarta

*Untuk mencapai lokasi, ikuti jalan ke arah candi Ratu Boko (dari pertigaan besar Prambanan ke selatan), dari parkir bus Ratu Boko, lurus lagi, belok kiri di petunjuk Ratu Boko berikutnya. Sampai ketemu penunjuk Candi Ijo (ke kanan). ikuti saja jalan tersebut sekitar 2-3 KM menanjak, Candi Ijo ada di sebelah kiri, dengan lahan parkir di kanan.

* Untuk kendaraan umum, bisa dengan bus Solo-Jogja, turun di Prambanan, kemudian sambung Ojek. atau dari Jogja dengan bus Trans Jogja turun di Pasar Prambanan, kemudian cari ojek.

*cukup mengisi buku tamu dan beri senyum pada petugas, tidak ada retribusi. biaya parkir sepeda motor Rp. 2,000

* Tong-Bro kependekan dari Tolong Potoin donk, Bro

58 thoughts on “Candi Ijo, The Temple at The Highest Location in Yogyakarta

    1. berarti harus balik ke jogja lagi tuh. hihi.

      makasiih bunda, kmaren pas lensa nya agak bermasalah. jd agak gak mood poto2nya. cuma punya dikit deh. 😉

    1. karna di gumuk ijo jd namanya ijo. bukan karna warnanya ijo. hehe.

      hawa nya di sana dingin dingin merinding gitu jd mgkn kebawa ke kesan fotonya yak?
      *ngawur

  1. Wuih, sunset di Candi Ijo kece juga yak. Dulu pas kesini siang2 & gerimis. Suasananya jadi misty banget. Banget bagus juga sih 🙂
    Jadi pengen main kesana lagi nih

    1. waaah kalo gerimis gitu makin kerasa misty nya ya. di ketinggian, hawa nya dingin. aku aja pas berkabut gitu ud kerasaa….
      aku juga penge ke sini lagi kapan kapan kalo pulang kantor. santai sore gituuh. 😉

  2. Momen yang pas klw mau ke candi Ijo yaitu menjelang sore hari, jangan lupa bawa kamera yg bagus untuk mengabadikan sunset yang sangat indah 🙂

    Cuma saat ini jalan menuju lokasi belum bagus, masih banyak banget jalan berlubang, semoga masalah ini cepat diperbaiki oleh Pemda Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *