Swallow Summit : Gunung Api Purba Nglanggeran

Thanks God I Travel 2014

Thanks God I Travel 2014

Dua yang populer begitu disebutkan kata Nglanggeran. Yap. di kawasan ini ada Gunung Api Purba dengan view dari ketinggian yang kece, dan embung nglanggeran yang bikin efek matahari seperti bercermin kalo lagi sunset. Lama sekali gak kesampaian buat nginjek Gunung Purba nya, minggu lalu akhirnya kesampaian juga.

SAMSUNG CSC

Musim hujan begini sebenarnya bukan ide bagus sih buat mainan outdoor. Buat antisipasi hujan dan mungkin kabut, hari minggu kemarin kami siapin sandal jepit. Lah koq ternyata malah akhirnya sandal jepit ini lah yang kami pakai terus-menerus dari naik sampai turun dan balik ke rumah. jadilah fun tracking Gunung Purba nya kemarin kami namakan “Swallow Summit”.

swallow summit. sandalnya sampe kotor

swallow summit. sandalnya sampe kotor

Main ke gunung ini, tidak bisa dibilang mendaki gunung sih. Estimasi waktu yang diperlukan buat naik rata-rata 1 jam saja. Itu kalo dari pengalaman saya kemarin sudah termasuk istirahat berkali-kali. Meski tidak seperti mendaki gunung, tetep ada tantangan seru nya yang sayangnya gak semua nya saya dokumentasikan.

istirahat di gazebo. foto by tavis

istirahat di gazebo. foto by tavis

Pertama naik, santai saja karena ada banyak penunjuk rute dan tiap beberapa langkah banyak tempat-tempat untuk istirahat. Medan yang harus dilewati juga bermacam macam. Ada yang jalanan nanjak biasa, ada yang bertangga-tangga, ada yang harus pegangan tali buat manjatin batu, dan yang seru banget kayanya cuma ada di sini. Dua batu raksasa yang hampir dempetan, dan kita harus ngelewatin tengah-tengahnya, nanjak pula. Alhamdulillah masi bisa lewat berarti saya masih cukup langsing, kan.

ancang-ancang mau nyempil di antara dua batu besar

ancang-ancang mau nyempil di antara dua batu besar. poto by. Vitri

Cape nya lumayan sih bagi saya yang pemalas olahraga dan jarang jalan ini. Tapi yang bikin cape nya gak kerasa itu, setiap langkah dan nyembul di ketinggian, selalu ada view cantik yang seger banget buat mata. Sampai akhirnya kami sampai juga di puncak nya. Yey!

finally here

finally here

tebing

tebing

Sayangnya belum lama kami leyeh-leyeh di atas, kabut semakin dekat dan akhirnya sekitar kami menjadi putih. Khawatir kalau nanti makin gelap sementara tidak ada dari kami yang bawa peralatan yang beres buat menghadapi kabut, segera lah kami turun (setelah foto-foto dulu tentunyaah).

Merah-Putih, seperti swallow ku

Merah-Putih, seperti swallow ku

SAMSUNG CSC

Berhubung kemarin rasanya cepet banget dan belum cukup banyak kulakan foto, mungkin kapan-kapan perlu ke sana lagi deh. Ada yang mau ngajakin?

halo kakakkk, ajak maen yuk. tertanda Saya Adik

halo kakakkk, ajak maen yuk. tertanda Saya Adik

* Gunung Api Purba Nglanggeran terletak di Desa Nglanggeran, Kec. Patuk, Kab Gunung Kidul, Prop DI Yogyakarta

* untuk mencapai lokasi, dari Kota Yogyakarta melalui Jl Wonosari ke timur, setelah Polsek Patuk, lurus saja lagi sampai menemui pertigaan (ada jembatan) dengan papan penunjuk jalan “Nglanggeran”. ikuti jalurnya dan ikuti setiap papan penunjuk ke Embung/Gunung Purba. jika bingung, tidak yakin, atau tersesat, silahkan bertanya

jika dengan kendaraan umum, menggunakan Bus Jogja-Wonosari, turun di Patuk, disambung ojek.

* retribusi masuk di siang hari, Rp 7,000/orang dan parkir sepeda motor Rp. 2,000. buka juga pada malam hari dengan penyesuaian tarif (saya gak tau detilnya)

*tidak disarankan menggunakan sandal jepit seperti kami, karena jalanan yang licin dan resiko kepleset juga tidak disarankan menggunakan stiletto.

*saat ke sana, kami menemukan banyak sampah yang ditinggalkan pengunjung yang akhirnya turut kami bawa ke bawah, jadi kalo kamu yang ke sana, jangan ikut2an nyampah ya.

42 thoughts on “Swallow Summit : Gunung Api Purba Nglanggeran

  1. Keren nih … jadi pengunjung yg bertanggungjawab, membawa turun sampah yang ditinggalkan pengunjung-pengunjung sebelumnya. Setiap pengunjung memang harus punya rasa memiliki alam dan menjaganya dari pemandangan yang gak pantas.

  2. Mau bilang ngiri tapi bukan petualang sejati diriku ini Qied. Makanya hestekku yang kemaren tak komenin itu. #ThanksGodIfollowAqied2014! Soale bisa lihat tempat-tempat asik dan baca pengalaman seru tanpa harus keluar sendiri. Bahahahaha.

  3. “Jangan buang sampah sembarangan” hal kecil yang sangat susah untuk dilakukan. Sampah juga jadi sesuatu yang memperburuk view ditempat wisata. Pernah baca juga, gunung everest cuma indah di foto, padahal disekelilingnya banyak sampah pengunjung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *