Baluran, Bukan Sekadar Kulakan Foto

Sudah lebih dari 3 tahun dari terakhir kali saya menginjakkan kaki di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Kala itu, Sabana Bekol sedang hijau-hijaunya dengan rumput rumput tinggi serupa ilalang. Membuat saya tak henti berlarian ke sana kemari dan tertawa. Sayangnya 3 tahun lalu lagu Akad dari Payung Teduh belum diperdengarkan seperti saat sekarang. Tak ketinggalan rusa-rusa yang minum seenaknya di dekat pohon jomblo, tak peduli kehadiran kami.

 

dok April 2014, Baluran sedang hijau-hijaunya.

Pertengahan Oktober lalu, Baluran memberi saya pemandangan lain yang jauh berbeda. Sabananya yang kering serupa karpet coklat raksasa yang dibentangkan. Mengingatkan saya pada film God Must be Crazy. Pohon-pohon baik jomblo maupun couple yang berdiri tegak berjauh-jauhan sesekali kita jumpai. Juga satwa-satwa khas jawa yang memilih bersembunyi di siang terik itu.

pohon yang bersandar di tengah Sabana yang kering

Sementara akses jalan dari loket pembelian karcis hingga Sabana Bekol, tetaplah sama. 12 kilometer jalan berbatu yang cukup menantang untuk dilalui. Namun dengan kesungguhan niat dan kelihaian berkendara, goncangan dan batu-batu tajam perjalanan dapat dilalui. Sebagaimana kerasnya perjalanan hidup yang hanya dapat ditempuh mereka yang tangguh dan berhati teguh #ahaay.

Hello people jaman now yang suka ngeluh kalo weekend hampir berakhir.

A post shared by aqied aqida (@aqied) on

Selama ini Taman Nasional Baluran lebih kerap dikenal dengan Little Africa, atau Africa van Java dan semacamnya lewat gambar-gambar di Sabana Bekol. Namun sebenarnya Taman Nasional Baluran tidak hanya Sabana Bekol belaka. Baluran juga punya Pantai Bama lengkap dengan hutan Mangrove nya. Tak ketinggalan Evergreen Forest yang kerap terabaikan saat pengunjung terguncang-guncang dalam perjalanan loket masuk ke Bekol.

  1. Sabana Bekol

Taman Nasional Baluran ini memang sangat luas sekitar 250 km2, dengan Sabana sebagai area terluasnya. Kurang lebih 40% dari luas total Taman Nasional Baluran. Bentang alam di Saban Bekol ini yang kerap disebut-sebut Little Africa.

 

 

Saat itu, pengunjung tidak diperbolehkan untuk memasuki area kawasan yang diberi pembatas. Dengan struktur tanah yang kering dan retak-retak, dikhawatirkan retakan-retakan ini menjadi tempat bagi para ular. Karena itu untuk keselamatan pengunjung, tertulis larangan untuk memasuki area Sabana Bekol.

 

 

  1. Pantai Bama

Bergerak sedikit ke utara sekitar 3 km, debur ombak dengan pasir putih di Pantai Bama siap menyambut. Tidak ketinggalan beberapa ayunan yang bisa dicoba untuk berayun seirama dengan nyanyian ombak. Ada pula kapal-kapal yang bisa disewa untuk sekedar berkeliling. Tak ketinggalan kera-kera berekor panjang turut menyemarakkan riuhnya desau angin dan debur ombak Pantai Bama. Jika beruntung, bisa pula bertemu satwa-satwa lain seperti burung-burung langka.

 

 

Jika berencana untuk menginap di Baluran, jangan sampai melewatkan sunrise di pantai yang berada di kawasan Taman Nasional Baluran ini. Menikmati jernihnya air pantai Bama dengan suguhan pemandangan matahari terbit, tentu menenangkan segala kegalauan, bukan?

Jangan lupa juga foto keluarga
  1. Mangrove Bama

Bergeser sedikit ke kanan dari Pantai Bama, kita dapat menjumpai jalan setapak menuju dermaga. Sepanjang perjalanan menuju dermaga inilah, pengunjung disajikan keindahan tumbuhan mangrove di sisi kanan dan kiri. Sementara di ujung dermaga diakhiri dengan pemandangan laut yang luas. Kabarnya bisa juga memancing di sini.

membelah hutan bakau. doc 2014
  1. Evergreen Forest

Sebagaimana namanya, Evergreen Forest adalah area hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Meski saat itu sedang gersang dan kemarau, hutan di evergreen forest ini tetap hijau. Baluran memang memiliki keanekaragaman varietas tumbuhan, selain juga aneka satwa. Jadi, jangan lewatkan area ini dengan memilih tidur sepanjang perjalanan menuju Bekol ya.

 

Nama Baluran sebagai Taman Nasional sendiri diambil dari nama Gunung Baluran yang memang berada di kawasan ini. Ragam vegetasi hutan dari Sabana, mangrove, pantai, hutan musim hingga hutan hijau sepanjang tahun merupakan kekayaan yang belum tentu ada di lokasi lain. Begitupun kesempatan berjumpa langsung dengan satwa-satwa seperti rusa, kerbau, merak dan monyet ekor panjang, dapat menambah pembelajaran untuk piknik keluarga. Sebenarnya terdapat lebih dari 25 jenis satwa mamalia dan 115 jenis burung di Taman Nasional Baluran. hanya saja tidak semua jenis mudah dijumpai.

Jadi, sudah tau kan kalau Taman Nasional Baluran ini bukan sekadar destinasi wisata untuk kulakan foto ketika feeds mulai sepi. Sepinya feeds bukan persoalan besar kok selagi hati kamu tidak sepi #eaaa.

 

Tanggal Kunjungan : 12 Oktober 2017 dalam #TripTanpaDeadline episode Banyuwangi bareng mb Indah Juli dan Tio, Rifqy Papan Pelangi dan Anna. Sebelum akhirnya formasi lengkap bareng Mas Alannobita dan Aji Lagi Libur di Banyuwangi. Terima kasih udah diajakin

Ke mana saja destinasi lengkap kami selama di Banyuwangi? Baca di blog indahjulianti.com

Text oleh Aqied. Foto oleh Rifqy dan Aqied

24 thoughts on “Baluran, Bukan Sekadar Kulakan Foto

  1. Eh foto pas di Pantai Bama itu, berasa mbak indah bersama anak-anak gadisnya dan 1 menantunya 🙈 wkwkw

    Kemarin aku pas musim penghujan, jadi kayak jelajah alam beneran wkwk sepatu berlumpur ahh *nambahin gawean umbah sepatu

    Ini kamu pas sepi-sepinya ya mbak 🙈, aku kemarim pas rame sampe antri² di depan loket itu. Jadi harus nunggu beberapa mobil keluar, biar gak full di dalam

    1. Bisa ditabok mbak indah nih kalo sampe aku ngaku2 anak. Wkwkwkwk.
      Iya kemarin lagi kering banget dan gak gitu rame. Mungkin karena bukan hari libur ya, itu pas Kamis. Ada yg lagi prewed juga di sana.
      Kalo ud pernah ke sana pas musim hujan, harus ke sana lagi pas musim kering, kaya aku ini lho. Beda banget soalnya. Hehe

  2. Haa tiba-tiba penasaran dengan penampakan akses jalan dari loket pembelian karcis hingga Sabana Bekol yang 12 kilometer jalan berbatu itu mbak 😮
    Aku kadang 5 kilometer saja kalau pas nggak fit, kepalaku bisa pusing wkwkw

    Eh, baju biru dengan langit biru 😀 mantep langitnya pas cerahh sekalee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *