Rumah Merah Muda di Timur Jogja

Instagram rupanya mengubah banyak hal di sekitar kita. Misalnya membuat banyak spot berlomba-lomba tampil instagenic. Dari rumah makan, resto, coffeeshop, perpustakaan, hingga hotel-hotel berlomba menampilkan sisi instagenic nya untuk menarik perhatian pengunjung. Di rumah-rumah pun mulai menyiapkan sudut favorit untuk berbagai kebutuhan pemotretan.

tangga pun harus instagenic

Disiapkan sudut favorit wajib untuk foto OOTD setiap harinya. Meja kerja yang berantakannya dibuat-buat untuk (seolah-olah) memotret kesibukan kerja. Piring dan cangkir yang lucu untuk dipakai setiap memamerkan hasil masakan dapurnya —atau mungkin orderan GoFood?–. Hingga spot khusus di kebun belakang rumah untuk sekedar foto bekal makan siang setiap harinya. Oke, itu saya.

Lalu, apakah semua itu cukup? Oh, tentu tidak. Harus ada alasan untuk bepergian keluar rumah demi feeds yang tidak itu itu saja.

Ada kalanya kita bepergian untuk bertemu hal hal yang baru. Entah pengalaman baru, pemandangan baru, makanan baru, hingga mungkin pasangan baru #ops. Tak jarang pula kita sekedar ingin mengabadikan momen kebersamaan dengan suasana yang berbeda. Pun sesekali kita hanya merasa perlu menuntaskan hasrat bergambar. Seiring perkembangan sosial media yang kian pesat, gejolak keinginan berswafoto kadang muncul tak terencana, setiap kali berjumpa segala yang instagenic.

Lalu apa jadinya ketika tak sengaja melewati rumah serba merah muda layaknya rumah barbie?

Hasrat berswafoto seketika seperti menemukan rumahnya. Omahe Bianca, begitu yang tertulis di depan rumah manis ini. Rupanya ini adalah rumah istimewa yang dibangun dengan cinta oleh Pak Guntur dan Ibu Sinta untuk putri mereka, Olivia Bianca Belisima. Tak heran, saya bisa merasakan cinta di setiap inchi rumah merah muda ini.

Omahe Bianca rupanya memahami kebutuhan insan masa kini yang haus akan spot instagenic. Untuk itu Omahe Bianca menyediakan paket-paket swafoto dengan berbagai pilihan. Baik untuk keperluan lucu-lucu pribadi, maupun keperluan serius seperti prewedding atau lainnya. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Omahe Bianca juga menyediakan berbagai pilihan kostum sesuai tema. Tentu saja dengan rumah merah muda, tema kostum yang ditawarkan juga senada.

Tiominar dengan kostum princess

Rumah merah muda ini terdiri dari 2 lantai. Lantai pertama untuk display serta penyimpanan kostum dan properti pendukungnya. Sementara lantai 2 terdapat balkon dan 1 kamar tidur dengan extra bed, bernuansa serba pink pula. Yang menarik pula, terdapat jembatan penghubung menuju sisi lain yang rencananya akan dikonsep sebagai tempat duduk berdua untuk bersenja gurau kala sore. Sementara bila malam tiba, dapat pula memandang bintang-bintang.

 

Tepat di sebelah Omahe Bianca, terdapat Waroeng Pitoelas. Jika usai dahaga selfie mu di Omahe Bianca, maka Waroeng Pitoelas menyediakan ragam pangan untuk memadamkan laparmu. Waroeng ini menyediakan aneka makanan lokal lawas dengan harga serba pitulas (tujuh belas) ribuan. Waroeng Pitoelas seakan tau, untuk maksimal dalam foto foto, dibutuhkan asupan energi yang cukup.

foto bareng owner dan teman teman blogger (foto oleh @arvenester)

Omahe Bianca dan Waroeng Pitoelas terletak di Jogja sebelah timur, tepatnya di Berbah, Sleman, Yogyakarta. Lokasinya searah dan sejalan dengan spot piknik populer seperti Lava Bantal, Candi Abang, dan sedikit ke barat dari Candi Prambanan, Ratu Boko dan Candi Ijo. Sehingga Waroeng Pitoelas bisa menjadi tempat istirahat makan usai mengunjungi lokasi-lokasi populer tersebut. Sembari menikmati senja dan berfoto-foto ria di Omahe Bianca. Rumah merah muda ini memang lebih menarik kala senja datang, ketika sinar matahari jatuh lebih lembut. Menutup hari dengan manis, semanis senyumnya yang bersemburat merah muda.

 

7 thoughts on “Rumah Merah Muda di Timur Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *