La Rose Rouge, Paket Perawatan Rambut Ajaib

Halo para perempuan seluruh jagat raya….

Ada yang punya masalah rambut?

Rasa-rasanya kok yang disebut mahkota perempuan ini suka adaaa aja problematika nya. Ya entah yang rontok, kering, susah diatur, gampang kusut, dan masih banyak lagi. Saya sih belum pernah ya bikin penelitian beneran terkait ini. Tapi kalau seluruh perempuan Indonesia rambutnya udah sekece Raline Shah, gak ada tuh industry shampo bikin beraneka ragam formula buat setiap masalah rambut.

(more…)

Secuil Curhat di Lantai Bumi

Kerja dan Kuliah pada saat bersamaan itu, tidak hanya butuh manajemen waktu saja. Tapi juga manajemen mood yang baguss. Sudah kita ketahui bersama, tugas kuliah kerap kali menyita waktu hura-hura. Kelas di saat weekend sudah tentu menyusutkan hari libur yang sudah sempit. Jelas sudah pelakunya terindikasi gejala kurang piknik yang berpotensi mengganggu keseimbangan jiwa pelaku tersebut.

Salah satu cara saya menyiasatinya adalah, dengan menuntaskan segala tugas yang ringan maupun berat, sebelum tiba di rumah. Pekerja berdedikasi (kibas poni) macam saya, tentunya hanya menginginkan istirahat yang menenangkan jika sampai di rumah. Jadi inginnya begitu saya sampai rumah, sudah tinggal beres beres dan bersih bersih, santai, trus istirahat deh. Seringkali saya menenteng laptop dan buku buku tebal seusai jam kantor. Memilih sendiri mana yang akan menjadi tempat saya belajar ataupun menyelesaikan tugas-tugas kuliah. Apakah coffeeshop cozy, apakah spot wifi gratisan umum (anak gratisan banget), apakah perpustakaan daerah, apakah smart lounge suatu mall, apakah sudut terdalam di hati dia.

Dengan kondisi beberapa hari ini Jogja diguyur hujan pada jam jam pulang kantor. Dampaknya tidak hanya genangan di banyak titik, tapi juga kemacetan yang tidak biasa. Ada gunanya juga saya mengalah bukan? menghindari kericuhan lalu lintas dengan mlipir beberapa ratus meter dari kantor, menunggu kemacetan mereda. Sembari menyeruput kopi tanpa gula, yang juga tanpa kamu.
Tak lupa membereskan tugas-tugas kuliah yang tak habis habis. Mengernyitkan kening kala menemukan hal baru yang tak biasa, membanting mouse kala laptop ngehang, dan lupa gigit tablet kala koneksi melambat.
Btw, Lantai Bumi ini salah satu tempat mlipir saya. Belum lama beroperasi, rupanya sudah cukup menggaet banyak pengunjung. Kopi yang nikmat, pelayanan yang ramah, dan tempat instagenic mungkin sebagian alasan. Terbukti dari banyaknya foto foto menarik di lokasi ini.
Lantai Bumi terletak di Pogung Baru Blok C No 28, Jl Kaliurang KM 5.
Bingung arahnya? Sini bareng saya. #modus

Kenalan dengan DGD, Think Global Act Local

Abaikan modelnya

Tidak cukup 1 artikel saya bicara soal brand aseli dari Jogja, Dagadu. Saya menulis kesan tentang brand kreatif ini saat bertahun lalu, pada usia Dagadu yang ke 20 tahun. Ada pula kesan saya terhadap desain uniknya di masa masa pemilu, sebagai Komisi Pemilihan Oblong. Tak ketinggalan ketika baru-baru ini, PT Aseli Dagadu Djokja rebranding dengan Mata Baru yang lebih Seru dan Baru. Kesempatan kali ini rupanya brand kreatif khas oleh oleh Jogja meluncurkan satu lagi brand premium, yang dengan bangga menceritakan lokalitas Indonesia bernama DGD.

(more…)

Garnier Micellar Cleansing Water

Ceritanya saya ini kan anaknya malas ya. Rajinnya cuma kalo diajak piknik sama ngopi aja. Yaiya donk, kelamaan fakir piknik bisa bikin rambut rontok dan muka kusut masai kekurangan gairah hidup. Dengan banyak piknik,  dan ketemu beragam orang baru, beragam profesi dengan berbagai problematika dan permasalahan hidup pula. Ujung-ujungnya menggelitik kita buat merenung dan jadi lebih mudah bersyukur, juga lebih mudah untuk gak cengeng saat bertemu masalah baru.

(more…)

Nglathak Gak Pake Jauh

Bahas kuliner jogja tuh memang ra uwis uwis. Yang juga hits pasca demam Cinta dan Rangga itu salah satunya Sate Klathak.

Sate Klathak adalah sate kambing yang pembuatannya berbeda dengan sate kebanyakan. Alih alih menggunakan tusuk bambu, Sate Klathak menggunakan jeruji besi sebagai tusuk. Akibatnya, saat prosesi bakar bakar, keluar suara “klathak klathak”. Dan daging sate pun matang empuk sempurna luar dalam.

Kalau tadinya jika ingin melaksanakan ritual nglathak, perlu spare waktu yang lumayan. Karena area banyak penjaja Sate Klathak letaknya nun di selatan jogja sekian belas kilometer. Jadinya saya gak bisa sering sering deh menikmati ritual Nglathak. That’s why akhir akhir ini sudah ada jawaban atas kegelisahan saya soal fakir nglathak.

Tidak jauh dari area kampus, belum lama ini dibuka depot makan yamg menyajikan menu Sate Klathak dan olahan kambing lainnya. Lokasi nya strategis bangets, dekat dengan kampus kampus UNY, UGM, USD, UAJY, dan UMBY. Tempatnya juga cozy dan kekinian cocok buat anak muda, mahasiswa maupun keluarga. Bersih, nyaman, dan instagramable.

Nyate klathak deket kampus harga mahasiswa jugak.

A photo posted by bekal makan siang aqied (@bekal.makansiang) on

Selain Sate Klathak konvensional, di sini juga ada variasi lain yang makin menambah kenikmatan Nglathak. Ada Sate Klathak Mozarella yang meleleh dan mbleber mbleber,  juga Sate Klathak Manis.

Ada juga menu olahan kambing lainnya yang berkuah, pedas dan bisa bikin nglathak makin rame. Tengkleng pedes dan semangkok penuh, siap sedia dikrokoti (ini bahasa Indonesia nya apa ya). Belum lagi Gulai dengan kuah berbumbu gurih dan meresap ke setiap irisan dagingnya. Masih ada Tongseng dengan kombinasi manis dan pedas. Kenikmatan Paripurna mana yang kau dustakan, kawan.

Tidak perlu takut jika bareng kawan yang gak doyan kambing, ada Ayam Goreng sebagai menu penyeimbang. Belum lagi pilihan minuman yang unik. Susah sepertinya bisa dapat minuman yang tersedia di sini.

Ada teh biru yang jadi favorit dan ajaibnya di sini. Warna birunya bisa berubah menjadi ungu saat diberi perasan jeruk nipis.

Teh biru ini juga bisa dikombinasi dengan yogurt segar. Buat saya sih jadi pasangan yang klop bersanding dengan Sate Klathak.

Trus kalau pasangan yang klop bersanding dengan kamu, yang mana?