BACA DENGAN BAIK DAN BENAR

Menuurt sbeauh penilitean di Cmabrigde Uinervtisy, tdaik mejnadi maslaah bgaimanaa urtaun huurf-huurf di dlaam sebauh ktaa, ynag palngi pnteing adlaah leatk hruuf partema dan terkhair itu bnaer. Ssianya dpaat brantaaken smaa skelai dan kmau maish dpaat mebmacanya tnpaa msaalah. Hal ini kerana oatk masunia tdaik mambeca seitap huurf msaing-msaing, tatepi ktaa kesuleruhan

Manejkubakn naggk?

Duka ditanah QiTa…….

Papua bergoyang 7.6 M

4 Januari 2009 at 10:28 am | In Bencana Alam, Dongeng Geologi, gempa, tsunami |
Tags: , , ,

Pada tanggal 4 January 2009 pukul 4 pagi (waktu setempat) telah terjadi gempa cukup besar yang menggoyang Manokwari dan  Sorong.

sorong_2009

Gempa berkekuatan 7.6 Magnitude ini diduga merupakan gempa tektonik akibat pergeseran sesar Sorong. Melihat besarnya goyangan gempa ini tentusaja Sorong – Manokwari dan sekitarnya akan porakporanda. Apalagi kedalaman gempa ini cukup dangkal yang hanya sekitar 35 Km.

Instrumental Intensity Image

Goyangan hingga VII-VII MMI ini akan sangat kuat merusak bangunan di antara kedua kota Sorong-Manokwari (terutama)

Yang perlu diperhatikan juga adanya kemungkinan tsunami. Melihat tsunami yang terjadi di masa lalu yang terjadi akibat longsorang bawah laut yang terpicu oleh goyangan gempa. Amaran tsunami dicabut sejam berikutnya setelah diketahui tidak tercatat adanya gelombang tsunami ini.

Gempa ini masih berlangsung !.

Perlu diantisipasi goyangan-goyangan selanjutnya yang masih mungkin akan bergetar dalam beberapa hari mendatang.

Kalau kita ingat gempa Jogja beberapa tahun lalu yang berkekuatan 5.8 SR saja masih terus bergetar hingga bebrapa pekan kemudian. Tentusaja gempa di Manokwari ini akan masih terus bergetar. Getaran-getaran ini tentusaja akan membuat panik.

Sebuah hotel yang runtuh di Manokwari (Hotel Mutiara) ini menunjukkan betapa besarnya goyangan gempa akibat sesar geser yang dikenal dengan Sesar Sorong (Sorong Fault).

Tektonik Papua

papua_tektonik

Papua utara merupakan pertemuan antara lempeng Pasifik dengan lempeng Australia disebelah selatannya. Lempeng Pasifik bergerak ke arah barat yang membentuk sesar geser, Sesar Sorong (Sorong Fault) . Sumber gambar internet

Disebelah ini peta tektonik/peta patahan-patahan di Pulau Papua. Secara Tektonik Pulau Irian atau sekarang disebut Papua merupakan bagian dari lempeng Australia. Dari Sorong hingga Manokwari terdapat sebuah kelurusan (lineament) yang menunjukkan lokasi Sesar Sorong.

Mekanisme terbentuknya Sesar Sorong ini mirip dengan Sesar Semangko di Sumatra yang juga berupa sesar geser.

Sesar ini sangat aktif. Menurut USGS  gerakan lempeng Pasifik ini diperkirakan mampu bergerak dengan kecepatan hingga 112 mm/tahun dilokasi episenter !

Lampiran dari USGS

Tectonic Summary

The magnitude 7.6 Papua, Indonesia earthquake of January 3, 2008, 19:43 UTC, occurred as a result of thrust faulting on a plate-boundary along the northwest coast of the island of New Guinea. Eastern Indonesia is characterized by complex tectonics in which motions of numerous small plates are accommodating large-scale convergence between the Australia, Pacific, and Eurasia plates. In broad-scale plate-tectonic models that do not subdivide continent sized plates into smaller plates, the location of today’s earthquake would be on the boundary of the Pacific and Australia plates. The Pacific plate (located north and northeast of the epicenter) is moving southwest with respect to the Australia plate (located south of the epicenter) with a velocity of about 112 mm/year at the epicenter of the earthquake, and the focal-mechanism of today’s earthquake is broadly consistent with Pacific plate lithosphere being subducted beneath Australia plate lithosphere. The subduction zone along the northwest coast of New Guinea is characterized by an offshore oceanic trench, the New Guinea trench, but teleseismically recorded earthquake hypocenters do not show a well-developed inclined seismic zone (a Wadati-Benioff zone) dipping south-southwest from the trench.

The earthquake of January 3, 2008, 19:43 UTC, occurred about 470 km west of the magnitude 8.2 earthquake of February 17, 1996. The 1996 earthquake produced a tsunami that was destructive on the island of Biak. At least 108 people were killed by the 1996 earthquake and associated tsunami.

Earthquake Details

Magnitude 7.6
Date-Time
Location 0.510°S, 132.783°E
Depth 35 km (21.7 miles) set by location program
Region NEAR THE NORTH COAST OF PAPUA, INDONESIA
Distances 150 km (95 miles) WNW of Manokwari, Papua, Indonesia
170 km (105 miles) ENE of Sorong, Papua, Indonesia
1335 km (830 miles) N of DARWIN, Northern Territory, Australia
2955 km (1830 miles) E of JAKARTA, Java, Indonesia
Location Uncertainty horizontal +/- 12.1 km (7.5 miles); depth fixed by location program
Parameters NST= 36, Nph= 36, Dmin=>999 km, Rmss=1.33 sec, Gp= 61°,
M-type=regional moment magnitude (Mw), Version=6
Source
  • USGS NEIC (WDCS-D)
Event ID us2009bjbn

untitled

hamasah,, 26 Oktober

(saat sebuah Qsah mengiLhami)

bila rasa ini fiTrah,,

bila rasa ini anugraH,,

bila rasa ini indaH,,

mengapa terdoktrin bak muSibaH,

hingga kehadiran tunasnya mengharuskan cegah,,,

mengapa terduga bak air bah,

hingga wajib ku bangun benteng kuat tak bercelah,,,

mengapa harus menjadi salah??

Saat logika mulai melemah…

Saat sikap menuntun rubah…

Akibat hati yang terbelah….??

Apakah karna sang waktu??

Apakah belum saatnya??

Mengapa waktu menjadi tertuduh..?

Mengapa diskriminasi harus terjadi??

Disini,,

Di area yang siapapun layak menikmatinya…

Mengapa ia menjadi indah bila tiba masanya…?

Karna hakikatnya ia kan selalu indah,,

Tidak temporal,,

Juga lokal,,

Tetapi universal

Tanpa perlu diragu…..

Tapi mengapa kalanya menjadi getir..?

Hanya karna tiba lebih pagi…

Hanya karna sedikit mendahului masa..

Kini, akan kemana berlabuh??

Jika getir melemparkan jangkar harapan di lautan masa,,

Berusaha membunuh tambatan yang datang lebih pagi,

Agar tiada lagi pisau yang membelah,,,

Meracuni khusyu’ku,

Membanjiri bentengu,

Dan ia pergi tanpa melumuri luka yang ditorehnya….

Bantu aku,,

Bantu aku tuk menjadi kebal,,

Agar aku tak perlu penyembuh,

Yang mungkin kan meracuniku,,

Bantu aku tuk sebuah ketegaran,,

Agar aku tak meminta penenang,,

Yang mungkin akan menggoncangku,,

Bantu aku tanpa kehadiran,,

Karna….

Tiada satupun yang sempurna..

Tiada satupun yang berpeluang,,

Aku hanya ingin mencintai hidup ini,,,

Dengan Mencintai-Mu

JEMPOL vs BBM

JEMPOL vs BBM


1 Message received

dah baca koran belom? Baca gih…!! Penting…!!!. ari

Reply

Udah, mn pentingny?. Reza

Send

Waduh, tu brita nyangkut idup mati Qt sbg pengendara spd motor

Apaan c? Brita BBM mksud u?

Yupz, exactly….dah 6rb-an bro….byr pke apa?

Yg pasti g pke daon la….

kayanya motorQ perlu istrht nee..

Srius?ms cm gr2 harga diri bensin naek lu pensiunin tuh motor?

Srius donK…mPe bts wkt yg tak terhingga. Smp mw jalan pke Aer…

Kalo gitu, met jd pejalan kaki dah…

Aq konversi ke sepeda..bebas polusi..g pke bensin…!

yupz, stuju! bebas polusi, tp kna polusi org laen.. J

m’minimalisir global warming tw..!!

tumben pduli lingkungan….. ????

eit,,jgn salaaah……

Ok, ladies and gentleman,,,” suara Pak Leo, yang punya nama asli Mulyono mengagetkan Reza yang sedang asyik dengan ponselnya.

“Silakan Anda tulis dan jelaskan kembali perbandingan sistem ekonomi Kapitalis dan Sosialis beserta pendapat Anda mengenai kedua sistem tersebut, 30 menit dari sekarang”

Waduh….

Pak Leo ini, ngadain kuis kaya Jelangkung aja. Datang tak di undang, pulang tak di antar. Rutuk Reza dalam hati. Sebisanya dikerjakan perintah Pak Leo yang menghentikan tarian jempolnya diatas keypad. 30 menit berlangsung cepat, dan

Fiuh…

Reza menghela nafas lega. Selesai juga dongengan panjang Pak Leo beserta kuis Jelangkungnya. Reza melirik arlojinya. Ponselnya bergetar dan

“1 message received”

Ka2 plg kpn? Bs jmpt Ade jam 1?. Sari

Adiknya yang masih SMU minta dijemput. Reza mengeryitkan kening. Kok tumben?? Reply

Jam 1 lbh dikit mungkin. agk telat. Mang npa?. Reza

Ongkos bus naek, duidQ g nyukup.

mang naek brapa?Ok de, ntar ka2 jmpt

Nambah seceng. Katanya c BBM naek..

Yupz, Bensin 6rb, g tw dah kalo solar…

Bikin proposal yuk…

Mksd?

Bwt ortu, mnt +an jatah… J

Ade yg ngajuin y? Kalo Ka2 pasti ditolak… L

Yaiyalah, Ade gitu looh… hihihi

“Hei,bro…”

Tepukan di punggungnya mengagetkan Reza.

“Eh elu, Gung..ngagetin aja”

“khusyu’ amat SMS-annya” Tanggap Agung

“Ne aku mw mbalikin Mind Set mu” lanjutnya sambil menyodorkan buku bersampul pria tersenyum.

Reza tersenyum,”Udah khatam? Menurutmu gimana”

“wuih… tadinya aku males bacanya, tapi….”

Selanjutnya mereka tenggelam dalam diskusi yang cukup seru.

***

1 message received

Dengan malas Reza melirik penunjuk waktu, 23.25. siapa yang iseng ngirim sms jelang tengah malam begini?

Zo, temen2 Qt ngeluarin pernyataan sikap stuju knaikan BBM.. Hari

Mata Reza mulai sedikit terbuka. Dan Reply

Yg bener? Tmn2 qt siapa?. Reza

AMB[1]. Kaw blm tw?Hari

Blm. Alesannya apa?Reza

Wduh, aQ g hpl. Baca ndiri aja dah….Hari

Kaw dpt info drmn?Reza

Kali ini kantuk Reza telah benar-benar hilang.

Ada buletin yg disebar di fak aq.Hari

Mnurutmu gmana?Reza

Aq kn bkn ank ekonm. G ngarti bgituan..Hari

Kalo diliat2, kyanya bnyk yg g stuju y?Reza

Yupz, tmsk Aq. Sbg ank Teknik. Mikirnya yg kliatan doank…Hari

Mksdnya?Reza

Yaa, harga2 turun, bensin dll g ush mahal2 lg. Byr aQ bisa pengiritan. Hari

Yupz, kalo dket2 g ush pke kend.b’motor lg. Reza

Gak skalian konversi ke onthel?… J Hari

Mgkn, tp g skrg. Bsok aq pinjem buletinnya y..Reza

yupZZ…skilas infonya uda y… Hari

ho’oh..thx…Reza

Hoahm…..

Kantuk kembali menyergap. Walau begitu, Reza masih sempat berpikir, kenaikan BBM sangat mempengaruhi pengeluarannya. Sementara pemasukan yang Ia dapatkan, belum menunjukkan tanda-tanda akan bertambah. Berarti, mulai sekarang, segala hal-hal yang berhubungan dengan BBM, harus dihemat.

Hmmm…

Sebaris senyum terlukis di wajah Reza. Sebuah rencana penghematan tersusun dalam otaknya.

Jam meja Digital Reza menunjukkan pukul 03.00 a.m ketika Ponselnya berbunyi dan menampilkan layar bertuliskan

1 message received

Ayo hidupkan malammu dengan tahajud. Jgn lupa berdoa biar harga BBM turun. Hehehe.. J. Ari

Lagi lagi BBM. Reza tersenyum membaca SMS dari sobatnya itu. Sembari memforward SMS tersebut ke beberapa teman lainnya.

***

Malam itu Reza tidur dengan wajah berhias senyum. Mengagumi trik-trik keberhasilannya menghadapi kenaikan BBM. Ia merasa telah berhasil menghemat. Terbukti total pengeluarannya seminggu ini lebih sedikit ketimbang sebelumnya.

Esok Ia ingin membagi resep jitunya pada teman-teman yang selama ini pengeluarannya membengkak akibat kenaikan harga BBM. Reza berharap, tak lagi terganggu dengan SMS-SMS curhat, gerutuan, keluhan atau berbagai ekspresi lainnya yang muncul akibat kenaikan harga BBM.

***

3 messages received

Hmm….

Reza melirik, sedetik kemudian senyum membayang wajahnya. Ini saatnya berbagi resep jitu kiat suksesnya. Reza segera mambalas ketriga sms tersebut dengan resep-resep serta trik jitu yang telah dipersiapkan dalam draft ponselnya.

Tak hanya itu, hampir seluruh nama dalam ponselnya yang pernah mengeluhkan kenaikan harga BBM, dikiriminya sms serupa.

***

“mungkin Qt t’ bisa memaksakan BBM tuk turun harga, tp mgkn Qt bs menyiasati. Trimakasih sarannya”

Satu sms masuk saat Reza sedang kebosanan di tengah-tengah kuliahnya. Dengan lincah dibalasnya sms tersebut.

kenaikan harga BBM mmg kputusan sulit buat SBY. Krn bgmnpun, BBM pst akan naik”

Detik selanjutnya Reza tenggelam dalam kekhusyu’annya ber-sms ria.

***

Sudah sebulan Reza mengamalkan resep jitunya. Reza berusaha tidak melanggar rencana yang disusunnya itu.

Akan tetapi, akhir bulan ini, persediaannya Reza semakin menipis. Padahal Reza tidak pernah menyalahi rancangan penghematannya.

Apa ada yang salah dari pengelolaan finansialnya? Pikir Reza. Karena teman-temannya yang mengamalkan jurusnya, sukses menekan pengeluarannya. Mengapa Ia sendiri yang merancang jurus tersebut malahan jauh lebih membengkak pengeluarannya?

***

“ha….!”

Dengan terbelalak Reza mempelototi ponselnya yang menampilkan

“your remaining credit now is Rp. 1.035”

Baru saja 3 hari yang lalu Reza manambah pulsanya 50 ribu. Kenapa cepat sekali? Pikir Reza.

Seketika bayangan dirinya yang selalu asyik berdiskusi lewat ponsel berkelebat. Intensitas pemakaian ponselnya bulan ini lebih sering ketimbang sebelumnya.

Betapa bodohnya, Ia menghabiskan begitu banyak pengeluaran untuk membicarakan kenaikan harga BBM. Sedangkan yang ia keluarkan untuk mengeluh dan mengkritik melebihi kenaikan harga yang dijadikan objeknya.

Reza tersenyum sendiri menyadari kebodohannya. 1 point ditambahkannya dalam jurus hemat

“Kurangi senam jempol, karena tanpa Anda sadari, Ia berhubungan erat dengan BBM”

_____________$$$_______________

Hamasah, 30 mei 2008

aQiEd_sh

saat Minyak dunia  melambung


[1] Aliansi Mahasiswa Bersatu (organisasi fiktif rekaan penulis)

Puisi karyawan stress

Puisi Karyawan Stress

AKU

Akulah karyawan paling rajin di dunia,
Berani berkorban nggak nonton Piala Dunia,
Meski hati merana tapi tetap berdedikasi ,
Meski hari sabtu gini aku tetap berdasi ,

Akulah karyawan paling pantes dapet promosi,
Selalu paling depan ngisi daftar absensi ,
Di antara rekan akulah yang paling rajin ,
Temen yang nggak masuk pun aku absenin

Jam 8 kurang udah masuk kantor ,
Tidak lupa membeli koran,
Di koran banyak berita koruptor ,
Kenapa gua nggak kebagian ?

Sekarang hidup bener-bener nggak aman ,
Pake handphone di mobil digedor kapak merah ,
Itulah kenapa aku nggak beli mobil dan handphone ,

Tahun pertama ngantor masih tinggal di kost,
Tahun ketujuh ngantor udah pindah tempat kost,
Tahun pertama pergi-pulang nebeng tukang pos,
Di saat krismon pergi-pulang nebeng boss,

Akulah karyawan yang paling setia,
Sedari peletakan batu pertama kantor, aku jadi kulinya,
Sampai kantor punya jaringan komputer, aku jadi net-admin-nya,
Sampai kantor diledakin , aku jadi otaknya… !!

 

Sumber: email milis

Indonesia dan Ekonominya

Saat ini, sistem perekonomian dunia, khususnya negara kita, Indonesia bisa dikatakan sedang terpuruk. Nilai tukar rupiah yang tidak kunjung menguat, menunjukkan kelemahan daya saing Indonesia di Pasar Global. Mengapa demikian? Sistem Ekonomi yang saat ini diterapkan Indonesia dan banyak negara-negara lain di Dunia adalah sistem ekonomi konvensional, sistem yang dibuat oleh dan untuk manusia yang kurang lebih ditujukan untuk menyejahterakan manusia yang berekonomi kuat atau kaum kapitalis saja. Berbeda dengan sistem ekonomi Islam, yang dengan jelas dan nyata bersumber pada AlQuran dan Hadits. Pembuat sistem ekonomi Islam adalah langsung dari Sang Pemilik Manusia yang sangat mengerti seluk beluk manusia dan memahami apa yang perlu dilakukan manusia untuk mencapai kesejahteraan bersama. Sehingga sangat jelas bahwa sistem ekonomi Islam jika diterapkan dengan benar dan sesuai dengan sumbernya akan membuahkan kesejahteraan yang sebenar-benarnya.

Tidak hanya dari sumbernya, perbedaan lain dalam kedua sistem ekonomi ini terletak pula pada kurva konsumsi. Konsumsi pada sistem ekonomi islam terdapat tambahan untuk zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS). Sesuatu yang tidak ada pada ekonomi konvensional. Terlihat sudah dengan jelas bahwa sistem ekonomi Islam cenderung lebih memperhatikan aspek kesejahteraan bersama dan solidaritas dibanding ekonomi konvensional yang cenderung egois dan berpihak pada kapitalis saja. Padahal, dengan ketertiban zakat, infaq, dan shodaqoh, keharmonisan hubungan antara kaum Muzakki dan Mustahiq pun akan terjaga. Sehingga perilaku menyimpang akibat dorongan ekonomi dapat terminimalisir.

Sayangnya, dari sekian banyak masyarakat muslim Indonesia yang benar-benar memiliki kesadaran untuk tertib membayar zakat dan rajin berinfak masih sedikit. Keinginan untuk menimbun harta sebanyak-banyaknya berbanding lurus dngan keengganan untuk berbagi. Sesuai dengan hukum ekonomi yang menyatakan bahwa keinginan manusia tak terbatas, maka segala cara ditempuh untuk memperbanyak harta. Jika demikian, bagaimana mungkin akan timbul semangat berbagi kalau harta yang didapat saja bukan dari jalur yang halal. Padahal, dengan kemajuan teknologi, telah dibuat cara-cara praktis untuk berzakat. Bahkan kini telah dipraktekkan zakat melalui sms yang jelas memberti kemudahan. Tetapi, hal ini tidak merubah keengganan tersebut.

Permasalahan lain ZIS terletak pada pengalokasian dananya yang cenderung memberi kesejahteraan melalui kemudahan berkonsumsi. Kurang lebih hanya sekedar bantuan sementara dan layanan fasilitas gratis untuk masyarakat kurang mampu. Seperti yang menjadi salah satu produk dalam lembaga-lembaga distributor ZIS di Indonesia, misalnya, ambulance dan mobil jenazah gratis, sekolah gratis,  bantuan korban bencana, dan lain-lain. Fasilitas gratis seperti ini memang sangat membantu golongan Mustahiq. Karena dengan itu, kondisi masyarakat yang terdesak dapat terbantu. Akan tetapi, apakah mereka akan selalu bergantung pada ke’gratis’an tersebut? Sampai kapan?

Masyarakat mampu yang tertib berzakat diketahui jumlahnya tidak banyak sementara kaum miskin yang merasa berhak untuk mendapatkan haknya sangat banyak, hingga akhirnya banyak kaum miskin yang tidak mendapatkan haknya. Sebagaimana yang terjadi pada bulan Ramadhan 1428 H kemarin. Kekhawatiran para penerima zakat akan habisnya zakat yang akan dibagikan kepada mereka menjadikan pembagian zakat menjadi ajang rebutan dan tidak jarang saling sikut dan menjatuhkan orang lain yang dianggap sebagai pesaingnya. Akibatnya, korban yang berjatuhan tidak sedikit. Bahkan ada pula anak kecil yang belum cukup umur   yang pingsan di tempat pembagian zakat. Kondisi seperti ini tidak hanya terjadi di satu titik. Tetapi sebagian besar titik-titik pembagian zakat fitrah di seluruh Indonesia. Menunjukkan bahwa betapa banyak masyarakat Indonesia yang berada dibawah garis kemiskinan dan merasa sangat terbantu dengan zakat, sampai saling menjatuhkan sesama rekannya.

Ada juga golongan kurang mampu yang lantas menggantungkan diri pada  kebaikan dan kemurahan hati orang lain yang kemudian menyebabkannya menjadi bermalas-malasan. Dengan terbantunya dengan kemurahan hati dan kebaikan orang lain sehingga keinginan untuk menjadi lebih produktif pun makin lama makin menipis dan akhirnya hilang sama sekali. Sebagaimana yang terjadi pada mereka yang hidup dan tinggal bersama di lingkungan masyarakat yang berjiwa sosial tinggi. Dalam kondisi seperti ini, pengalokasian dana ZIS menjadi tidak efektif dan  kurang mendidik kemandirian. Bahkan bisa dikatakan simbiosis parasitisme antara si kaya dan si miskin.

Dengan dana ZIS yang ada, mengapa tidak dicoba untuk mendidik kemandirian dan produktifitas mereka saja?

Kendala yang seringkali dianggap menghalangi produktifitas golongan tidak mampu terletak pada masalah finansial. Sulitnya mendapatkan bantuan untuk suntikan modal menyebabkan usaha kecil dan keinginan untuk mandiri menjadi terhenti. Pinjaman lunak yang bisa digunakan untuk mempermudah pengembangan usaha mandirinya tidak mudah untuk didapat. Kesulitan seperti ini tidak jarang menenggelamkan kembali semangat untuk mandiri dan akhirnya kembali menggantungkan diri pada fasilitas gratis dan  bantuan-bantuan dari pihak lain. Akibatnya, golongan seperti ini statis dalam kondisi sulit mereka. Dalam situasi seperti inilah ZIS dapat menjadi solusi.

Bagaimana agar dana ZIS dapat menjadi investasi jangka panjang yang tidak hanya sekedar memberi kesejahteraan yang sifatnya sementara saja. Dengan ini masyarakat tidak mampu pun menjadi terbantu secara jangka panjang pula. Dalam kasus ini, bantuan untuk modal dan biaya operasional dalam bentuk pinjaman lunak atau bantuan cuma-cuma khusus rakyat miskin, dapat menjadi pemicu kaum tidak mampu untuk bangkit dan keluar dari kesulitan finansialnya. Dengan pengalokasian yang seperti ini, kaum tidak mampu menjadi lebih produktif dan mandiri serta terangkat derajat sosialnya. Tidak hanya itu, kaum papa juga semakin terlatih untuk menjadi enterpreneur.

Dengan adanya sistem seperti ini, pengusaha kecil bahkan yang paling kecil sekalipun dapat mengembangkan ketrampilan dan usahanya tanpa khawatir menghadapi kendala finansial. Dan penghasilan tetap yang didapat, sedikit banyak akan membantu masyarakat tidak mampu.

Permasalahan yang mungkin akan timbul adalah, kemungkinan penyalahgunaan bantuan ini untuk tujuan yang tidak sesuai. Untuk itu, dari awal transaksi, perlu diadakannya perjanjian bahwa dana yang akan diberikan tersebut benar-benar untuk sebuah usaha dengan pengembalian dapat diangsur atau dibayar kembali tunai melalui hasil keuntungan dari usaha yang dijalankannya tersebut.

Sistem ini telah terbukti berhasil mengentaskan masyarakat miskin dan meningkatkan kemandirian sebagaimana yang terjadi di Bangladesh. Muhammad Yunus, dengan…………… bank nya, mampu mengangkat masyarakat miskin menjadi lebih produktif. Dari situlah Beliau mendapat penghargaan Nobel tahun 2006. karena dengan bantuan modal lunaknya untuk membiayai masyarakat miskin, dalam kasus ini kebanyakan wanita, ribuan anak-anak tidak mampu dapat menikmati bangku pendidikan. Banyak kaum wanita atau para ibu menjadi produktif dan terlatih untuk  menjadi enterpreneur. Problem kemiskinan pun dapat terpecahkan.

Bagaimana dengan Indonesia????????????