Pantai Sepanjang

image

Pantai Sepanjang termasuk salah satu dari pantai yang berderet di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta.
Sudah tau donk ya, pantai-pantai di Gunung Kidul dikenal keren dan cantiknya. Mungkin kalo belum pernah denger atau tau, bisa cek google images pakai salah satu dari nama pantai semacam Krakal, Kukup, Baron, Sundak, Pulang Syawal (lebih dikenal Indrayanti), Wediombo, Drini, Sadranan, Pok Tunggal, dan lain lain.

image

Airnya bening banget. Ad suket segoro (rumput laut) ny juga

Masing masing pantai punya ciri khasnya sendiri. Yang hemat, disini cukup bayar di loket awal saja untuk ke seluruh gugusan pantai yang berderet ini. Jadi disarankan banget sekali datang langaung explore beberapa pantai. Selanjutnya tinggal nyiapin anggaran parkirnya aja di masing-masing pantai.

image

Separo garis pantai yg bisa difoto

Posting kali ini fokus ke satu pantai dulu ya. Sesuai judul, Pantai Sepanjang ini memiliki garis pantai yang cukup panjang. Dengan hamparan pasir putih, dan di ujung sebelah kanan terdapat bebatuan karang, yang katanya sih bikin berasa di Bali (KW tapi pastinya).

Lumayan banget nyusurin pantainya dari ujung yang satu ke ujung lainnya. Apalagi jika kesana saat siang. Lumayan buat menambah coklat kulit saya saat itu.

image

Tampak dari area parkir

Tapi gak perlu khawatir bakal kelaperan atau kehausan setelah nyusur sana sini atau main sana sini. Di sepanjang garis pantai itu pula, berjejer berbagai penjual makanan dan minuman. Lengkap dengan gazebo gazebo beratap semacam rumbia, langsung menghadap pantai. Bisa jadi alternatif buat yang pengen menikmati pantai, tapi malas panas-panasan. Karna lokasinya cukup dekat dengan garis lautnya.

Selain makanan dan minuman untuk dimakan minum disana, juga dijual cemilan semacam keripik rumput laut, peyek dg udang-udang kecil, udang2 kecil goreng yang bisa dibawa pulang untuk oleh oleh. Harganya cukup murah. Ada juga yang menawarkan kerajinan dari kerang kerangan berbentuk bros, gantungan kunci, pajangan, de el el

image

Yg kaya gini 5rb dapet 4

Akses menuju Pantai Sepanjang cukup mudah. Dari gerbang/loket tiket, nantinya sudah banyak petunjuk ke arah masing-masing pantai. Untuk Pantai Sepanjang sendiri, jalannya cukup aman dan nyaman untuk roda 4 atau kendaraan besar semacam Bus Pariwisata. Jalan kaki dari parkir ke pantainya juga sangat dekat.

Sayangnya sepertinya tidak ada akses untuk rada off road sepeda motor atau blusuk dari pantai tetangganya, karena kanan dan kiri pantai sepanjang ada bukit dan karang. Ini sih dulu kebiasaan saya jaman mahasiswa, maksain sepesa motor nyusurin pantai demi nyiasatin ongkos parkir. Hehehehe.

image

Sebagian yg kefoto

Terakhir kunjungan saya ke Pantai Sepanjang, pada 26 April 2014 yang berarti saat weekend. Cukup sepi untuk ukuran tempat wisata di saat weekend. Bahkan sempat terasa seperti pantai milik sendiri. Mungkin juga karena saat itu siang dan cukup panas. Sehingga lebih banyak yang tidak turun dan memilih duduk di gazebo-gazebo.
Tapi bagi saya sepi begini malah lebih menyenangkan. Bandingkan dengan pantai tetangganya, Indrayanti yang penuh sesak seperti ini:

image

Saya sampai bingung mw berdiri dimana

Untuk ambil foto itu aja, saya manjatin karang yang disana udah nangkring 2 fotografer. Soal pantai Indrayanti atau Pulang Syawal ini, mgkn bisa dibahas terpisah.

Siang itu, selain kami yang ke pantai dan merelakan terbakar matahari, ad beberapa bapak dan ibu yang sedang ngarit atau cari rumput laut. Menurut saya, dengan turut membeli hasil karya mereka (kripik2an atau kerajinan), selama tidak merusak alam, berarti turut membantu saudara senegara kita sendiri. Sekaligus ada interaksi dengan masyarakat lokal. Syukur-syukur bisa ngobrol dan mendapat pelajaran berharga dari perjuangan hidup mereka.

image

Kalo panas, lebih asyik neduh di batu2 ;p

Akhirnya, dengan segala keindahan alam ini, tak ada artinya lah bagi saya sedikit terbakar matahari. Justru sayang sekali jika saya harus diribetkan dengan payung, atau hanya duduk diam saja dibawah naungan gazebo, hanya karena takut panasnya matahari.
Air laut, pasir dan karangnya, panas matahari, dan angin pantai, adalah empat elemen yang tidak komplit jika tak dinikmati bersama.

image

*Aqied, totally in love with Sun

44 komentar pada "Pantai Sepanjang"

  1. Masya Allah.. Bagus-bagus kali pemandangannya, Mbaaaaakk 😀
    Aku pikir kacamatanya taruh di rumput, eh ternyata di laut yah. Saking beningnya jadi terkecoh. Heheh..

    1. Hehe. Iya itu kcamatanya jatoh sendiri. Yowis sekalian moto suket kaan.
      Wkwkwkwkwk
      Padhal ini aja pantai yg gak rame looh. Masi banyak pantai lain yg lebih ketjee

  2. Jadinya bayar masuk kawasan Baron itu berapa mbak? Rp 15.000 per orang? Apa tarif parkir di pantainya juga jadi naik?

    Emang sih bayar masuk sekali doang, tapi klo pindah2 pantai ya bayar parkirnya berkali-kali…

    1. 10rb kalo gak salah. kmaren ga ikutan bayar sih. wkwkwkwkw
      iya bener banhet tuh parkir berkali kali nya lumayan banget. makanya dulu kalo bawa motor sendiri, sengaja mblusuk lewat jalur pantai buat ke sebelah2nya. tarif parkir aku gak tau berapa skrg

  3. itu pantai cantik banget 😛

    emang di daerah Gunung Kidul sana banyak pantai pantai indah ya, aku tahu dr postingan rekan Blogger yg lain 🙂

    Kebayang memburu sunset di sana 🙂

  4. pantai2 ini sebenarnya satu lokasi panjang kan, cuma namanya aja beda2 ya tergantung pintu masuknya ya..
    sama Aqied seperti di Lampung.., ada pantai mutun.., sebelahnya udah lain lagi namanya..,
    cuma semuanya penuh banget pas Lebaran

    1. iya, Bunda. pantainya ada buanyaaak sampe gak apal saya nama namanya n kebanyakan kece kece.
      yang ramai banget sih ada sebagian terutama yg ud terkenal2 .
      tapi tetep masih ad koq pantai2 yg lumayan sepi asal niat aja nyarinya. hehe

  5. whoaaaa cakep juga ya pantai sepanjang, kemarin aku cuma mampir ke Pantai Sundak aja.. hiks..
    next time ke Jogja semua pantai ini harus bener2 dijajjal nih kayaknya x)))

  6. Kak Aqied…. Keiii dataang X)
    Maaf bngt ya kak baru sempatt cuap2 dimari…
    Tuh kan habis baca postingan ini plus lihat foto2nya semakin mupeng lah saya pngn k Pantai2 di Gunung Kidul 😥
    Semoga suatu saat nanti bisa dpt kesempatan main k sana…AMIIINNN
    ditunggu pantai y lainnya kakak x)
    Muehehehe…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.