Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur

Saya menghabiskan masa kecil di Sorong, sebelah barat Papua. Surga kecil yang diturunkan Tuhan ke bumi, demikian menurut Franky Sahilatua. Sorong itu dimana? Tengoklah peta pulau Papua yang berbentuk seperti burung. Bagian pucuk kepala, itulah dia. Sisi terbarat Papua. Disekelilingnya terdapat pulau-pulau kecil yang indah. Bahkan lagu Franky yang menyebutkan Papua sebagai surga kecil dibumi itu, sebelum Raja Ampat setenar ini.

 

Tanjung Kasuari Sorong, Papua (yang sempet saya bilang jelek dan kotor), 2010

Tanjung Kasuari Sorong, Papua (yang sempet saya bilang jelek dan kotor), 2010

Tana Papua tanah yang kaya.

Surga kecil jatuh ke bumi

Pantai yang pernah saya kenal sejak kecil adalah pantai-pantai khas Papua. Tenang, biru, pasir putih, lambaian kelapa, disertai angin dan aroma samudra yang berpadu lembut. Saya terbiasa dengan definisi pantai yang seperti itu. Bahkan pantai yang saya anggap jelek dan kotor sekalipun. Sampai pada suatu masa saya mulai menetap di pulau Jawa. Di sisi yang tidak dekat dengan pantai, dan cukup lama tidak ke pantai.

Saleo, Raja Ampat.

Saleo, Raja Ampat.

Jumpa pertama saya dengan pantai di Jawa membuat saya terkejut. Ya, mungkin saya mengunjungi tempat yang salah. Baru saat itu saya tau ada pantai yang pasirnya tidak puti, airnya tidak biru, aroma amisnya menusuk. Alih-alih bias menenangkan diri berkawan debur ombak dan belaian angin dari samudra. Saya terpaksa membiasakan diri di tengah keramaian manusia. Pantai perta ayang saya kunjungi penuh pengunjung, pencari nafkah, dan segala lapak sana sini.

Kecewa? Pasti

Setelah itu, saya tetap rajin menyambangi beberapa pantai. Tentu tak lagi dengan ekspektasi berlebihan. Berharap masih dapat menemukan pantai yang memenuhi definisi pantai semasa kecil saya dulu. Pada pertengahan tahun 2013, saya berkesempatan menjejak dan mengintip sebagian kecil dari emperan Kabupaten Raja Ampat di sela-sela perjalanan mudik saya. Mudik kali itu membuat saya semakin merasa tidak bias menemukan perbandingan alam laut Papua di pulau yang saya diami, Jawa.

tangan saya udah kaya pakai sarung tangan :(

tangan saya udah kaya pakai sarung tangan ????

April 2014, itu kali pertama saya menjumpa pantai lagi sepulang dari Papua. Anggapan saya seketika runtuh ketika bertemu pantai indah, mungkin inilah surga kecil yang Tuhan titipkan di tanah Jawa, pantai-pantai di TN Meru Betiri.

Foto Panorama Teluk Ijo

Foto Panorama Teluk Ijo

Biru dan hijau tosca laut bagai sapuan kanvas terindah dari Tuhan, menyapa kami di Green Bay alias Teluk Ijo. Salah satu pantai di TN Meru Betiri yang dapat kami capai dengan berperahu dari Pantai Rajegwesi. Putih pasir dan lembutnya menyamankan kaki siapa saja yang menginjak, beralas kaki ataupun tidak. Hamparannya yang berkilau di bawah matahari, menghasilkan paduan apik dengan warna laut. Debur ombak yang melewati karang-karang di kanan dan kiri Teluk Ijo, tidak mudah di dapat di pantai lain. Penampakannya serupa air terjun mini. Selama berperahu, kami diiringi ukiran tangan Tuhan pada tebing-tebing disisi laut.

#sikilfie

#sikilfie

“Phi Phi Island KW” Kata teman seperahu saya.

pasirnyaaaa

pasirnyaaaa

Berperahu selalu mengasyikkan. Tak hanya indra penglihatan saja yang dimanjakan. Suara debur ombak yang mengiringi, lebih indah dari alunan music apapu. Angin dan aroma laut yang kental, memanjakan indra lainnya pula. Betapa tak sopannya saya yang sempat tak percaya bahwa masih ada, pantai indah titisan surga kecil Tuhan di pulau Jawa ini.

it's okay to be geseng in Green Bay

it’s okay to be geseng in Green Bay

Satuan waktu apapun berapapun, tak akan pernah cukup untuk mengagumi kuasa Tuhan. Kau tau, alam selalu punya kejutan untuk kita, dengan cara yang tak pernah sama.

Pantai Rajagwesi, foto panorama

Pantai Rajagwesi, foto panorama

Sayang, kami harus segera bergegas. Ada lukisan alam dahsyat yang sudah menanti kami di sisi lain TN Meru Betiri. Kanvas aneka warna senja telah siap dibentangkan kala kami tiba di Pantai Sukamade. Tepat dibentangkan saat kami usai melepas tukik-tukik kecil menuju hidup baru mereka.

bentangan kanvas warna senja pantai Sukamade

bentangan kanvas warna senja pantai Sukamade

Pantai Sukamade, untuk mencapainya kami harus siap terombang ambing di dalam Jeep yang melaju di medan off road, bahkan menyebrangi sungai. Dengan aneka tumbuhan besar di kanan dan kiri, sesekali beberapa banteng menampakkan diri. Perjalanan yang cukup seru serupa yang biasa saya lihat pada iklan-iklan rokok.

wpid-bkizah0ccae37dk.jpg

foto dari akun twitter @sudutindonesia

Sore hari di pantai ini, pengunjung dapat mengantar langkah-langkah kecil tukik menuju laut. Jika malam tiba, dapat pula menyaksikan mama-mama penyu bertelur.

go run run

go run run

“selamat menempuh hidup baru” bisik saya pada tukik kecil. Tukik yang kemudian saya biarkan langkah-langkah kecilnya meninggalkan jejak mungil pula, menjauhi kami, menjemput hidup baru dengan menghampiri laut dan lukisan senja.

selamat jalan, tukiik

selamat jalan, tukiik

 

Sunset usai melepas tukik

Sunset usai melepas tukik

Pantai Sukamade dan Teluk Ijo hanya dua dari beberapa pantai-pantai indah tersembunyi dalam area TN Meru Betiri. Masih ada Pantai Nanggelan, Bande Alit dan mungkin nama-nama lain atau tak bernama yang belum sempat saya kunjungi tuk kagumi. Kalau begini, bagaimana mungkin saya tak makin cinta dengan Indonesia?

“travel through the worl and see how He began creation ” Al Ankabut 20

*teks dan foto oleh Aqied

IMG_6233

*isi posting ini sudah pernah dipublikasi dalam kicau bersambung akun microblog saya twitter @aqied, Rabu 21 Mei 2014, dengan sedikit penyesuaian.

*informasi mengenai pantai Bande Alit dan Pantai Nanggelan saya dapat dari akun follower twitter @justlocalview

 

64 komentar pada "Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur"

      1. Hahah.. Aku suka dengan pantai-pantainya. Kalo amis ya ngga masalah, untungnya ngga mabukan juga. Weeeeek :p

        Cakep ya, Qied.. Aku mau ngajuin proposal lagi ah. 😀

  1. katanya…. semakin ke timur Indonesia, makin bagus alamnya. mudah2an aja bisa berahan lama dengan kondisi demikian. sebab perkembangan teknologi dan informasi, bisa saja mengurangi keindahan alam tersebut

    1. iya, mas. makin ke timur makin ngeriii.
      sehri semalam di area meru betiri ini emng emejing banget. bahkan sinyal ponsel buat sekedar sms pun gak ada. masih untung di Rajegwesi nya masih ada listrik. di Sukamade yg penyu-penyu itu gak ada listrik

  2. Jatim sbelah mana ye… org jatim tpi g prnah ksna wkwkwk… tpi emang btul pantai jawa gak ada yg sebagus pantai timur…
    Dulu wktu dinasi di sulawesi jg pantainya keren2 dan sepi…. jdi gak nafsu ke pantai di jawa hahaha

    1. Banyuwangi, Mas eeeee
      iyap ini mblesek banget kesana nya aja kudu pake Jeep.
      aku jg lamaaa gak ke pantai pas balik ke jawa. takut kecewa. eee nemu ini

        1. udaaaaah. tapi belom turun sampe deket blue fire nya. mgkn kapan2 pengen kesana lagi. bromo jg udah tp pas kabut tebel jd maaih pengen balik lg kesana. tp gatau kapaaaan. hiks
          *merah2in kalender

          1. aku jogjaaa. hehe.
            dulu sempet di mojoagung, jombang.
            hmmmm, beberapa kali nggembel di bungur, sekali di Turi n beberapa kali numpang terbang di juanda

    1. hihihi. seru n lucu, mas.
      sayang banget gak liat mama mama penyu bertelur karna mesti nunggu smp rada males smentara disana pas gak ad listrik. jd kitanya lgsg pulang deh habis maghrib

    1. iya kali ya. kebanyakan campur tangan manusia jd pantainya rusak.
      tapi nyatanya ya masih ada pantai2 bagus di jawa, walo medannya sulit buat sampe

    1. aamiin.
      iya kak. Indonesia tuh lebih banyak indahnya drpd yg gak indah. tinggal gmn kita ngerawatnya aja.
      kalo saya sih suka main ke mana aja. g cuma pantai tp hutan n gunung juga. hehe.
      temennya suka ke pantai mana aja?

  3. Halo Aqied. Logat Papua di Kepala Burung bilangnya ‘empat’ memang seperti itu kah?
    Ingin tahu saja. Kesannya ‘Raja Ampat’ agak berbau Sumatra gitu. 🙂

    1. silahan ke Papua aja, hehehe. di denger disana banyak sih yg nyebut empat dengan Ampat.
      lagi pula nama Raja Ampat itu nama resmi sebagai salah satu kabupaten dlm propinsi Papua Barat, NKRI.

    1. pantainya keren emang plus perjalanan ke sananya jg seru pake terombang ambing di jeep.
      narasinya? errr trimakasih mas. mgkn karna sebelumnya ud di twitter dulu. saya paling gak bisa bikin narasi. ;(

    1. iya. medannya sulit soalnya. plus lagi pake adegan nyebrangin sungai. coba deh konsultasiin ke @brightdidi
      bekal standar aja buat wisata pantai, keperluan pribadi. nginep gak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.