Pulau Kelagian, Mau Lagi dan Lagi

pertama nyampe. bawaannya masih rempong

pertama nyampe. bawaannya masih rempong

Entah apa asal mula nama Pulau Kelagian yang terletak di Lampung Selatan ini. Tapi bagi saya, sempat mencicip satu malam di Pulau cantik ini, bikin saya KEtagihan pingin kesana LAGI dAN lagi (perhatikan huruf yang capslock).

Pulau Kelagian, saya bersyukur kepada Tuhan atas kesempatan saya mengagumi pulau ini. Kelagian menjadi tempat saya tinggal (meski hanya semalam) untuk menemukan bahwa Indonesia Barat pun punya laut yang indah.

Pulau Kelagian. masih takut gosong?

Pulau Kelagian. masih takut gosong?

Pasir putih dan lembut seperti bedak, membuat saya tak ingin sering-sering menggunakan alas kaki di pulau ini. Ditambah air lautnya yang begitu jernih, membuat saya tak perlu ragu ragu bermain air.

SAMSUNG CSC

Di siang hari, terutama jika hari libur, ada permainan-permainan pantai seperti banana boat, atau kapal kapal an (gak tau namanya). Atau mungkin akan lebih menarik untuk berkeliling ke pulau-pulau lain di sekitar seperti Pahawang, Pahawang Kecil, Maitem, Tegal, Tanjung Putus, de el el dengan menyewa snorkel gear. Silahkan cari tau sendiri kenapa perlu snorkeling di Pahawang.

pahawang kecil

pahawang kecil

boong kalo bilang gak pengen nyemplung

boong kalo bilang gak pengen nyemplung

Keasyikan snorkeling jangan sampai membuat terlambat pulang, karena Pantai di Pulau ini menghadap ke barat. Tentu menjadi pesona sendiri, karena berarti Matahari akan langsung berpamitan pada kita dengan caranya yang selalu indah.

cuma bisa motoin ;(

cuma bisa motoin ;(

Ketika malam , desir angin dan suara ombak akan menjadi lagu nina bobo yang mengantar tidur kita. Tak lupa langit dengan taburan bintangnya. Tak perlu buru-buru tidur, mungkin bisa bersantai sejenak di dermaga kecil, memancing, atau menanti bintang jatuh (leebaay).

percaya deh, aslinya jauuuh lebih keren

percaya deh, aslinya jauuuh lebih keren

Untuk menginap di Pulau Kelagian ini, tak perlu khawatir. Ada penginapan kecil dengan fasilitas kasur dan kamar mandi (saya lupa harganya). Atau jika ingin mendirikan tenda, juga tak masalah (mungkin ada biayanya juga tp tidak mahal). Listrik bisa dianggap cukup meski hanya hidup di malam hari. Tak perlu takut kelaparan, karena warung makan dengan aneka makanan, kopi, mie instan tersedia. Tak perlu takut untuk urusan MCK karena cukup tersedia toilet, kamar mandi, dan air tawar untuk menjawab panggilan alam.

duduk galau pagi-pagi. masih muka bantal

duduk galau pagi-pagi. masih muka bantal

Dan ketika pagi datang, tentu sudah cukup siap untuk menyambut mentari dengan suka cita.

Pagi di Kelagian

Pagi di Kelagian

 

*Pulau Kelagian terletak di Kab Pesawaran, Lampung Selatan. Sekitar 20 menit menggunakan perahu motor dari Pelabuhan Ketapang

*Untuk mencapai Pulau Kelagian, dari Jakarta menggunakan Bus ke Pelabuhan Merak ( Rp, 25,000), Ferry hingga Bakaheuni (Rp 13,000). Dari Pelabuhan bisa menggunakan mobil carter ke Pelabuhan Ketapang dan minta diarahkan ke kapal-kapal yang menuju Pahawang. Sewa kapal untuk minta diantarkan ke Pulau Kelagian.

*harga normal per Juni 2014, harga sewa kapal untuk seharian (keliling spot snorkel dan pulau-pulau sekitar) Rp. 500,000 dengan kapasitas 15 orang. Fasilitas: Life jacket. Snorkel Gear bisa disewa juga sekalian seharga Rp. 90,000/set hingga 2 hari. (harga mungkin ada yang berbeda atau berubah).

68 komentar pada "Pulau Kelagian, Mau Lagi dan Lagi"

  1. Saya juga KELAGIAN mbak kesini, mampir bentar. Memastikan kabar mbak Aqied baik-baik saja.. *Sok perhatian rek… 😀

    Salam silaturrahim dari Madura mbak.. 😉

      1. Sama-sama mbak,, selanjutnya saya menundang mbak Aqid berkunjung dan mencipratkan ludahnya di tulisan terbaru saya hari ini 😀 *berharap mendapat banyak ilmu dari mbak Aqied 🙂

  2. Aaaaak… Dah nyampe Lampung. Gw dulu ke pesawaran numpang lewat doangan. Hiks. Cuman ke kantor diknasnya bagi BOS. Ga mampir ke lautnya. subhanallaah bener deh itu Qied pemandangannya.,

    1. Kalo dr jakarta bisa mba disempetin weekend gitu. Jumat malam dr jakarta nya tar sabtu ud di sana. Kmaren aku rame2nya dr jakarta juga. Klo dr jogja langsung kaya zombie begitu senin ngantor. Hahahaha

  3. Wah, kamu bener-bener seneng kelayapan ya, hehe….

    Dulu aku pernah ke Lampung Selatan, tepatnya kecamatan Rajabasa. Rumah-rumah penduduk berbatasan langsung sama laut, cuma dipisahin tanggul dan jalan kecil. Suara-suara ombak pas malem-malem di sana ngangenin banget…. :’)

    1. Seru banget ya. Aku pas di Waisai Raja Ampat jg tidurnya pinggir laut banget.
      Duh aku ke Pahawang-Kelagian ini perdana nginjak sumatra. Gak ngerti daerah2 lain. Dan balik ke jogjanya langsung ngantor senin senin berasa zombie

          1. Mall sih ada. Tapi kalo gak ada perlu ya nggak ke mall. Bingung juga mau ngapain kalo gak ad yg ngajakin. Hahahaha.
            Kalo ke gramed ya gramed aja. Yg gak di mall. 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.