Cahaya Surga di Goa Jomblang

gak kerasa udah hampir weekend lagi aja. perasaan baru kemarin heboh heboh galau malam senin. Iya, sebagai kaum single, saya gak galau galau di malam minggu, saya cuma galau di malam senin. HIH banget kan.
image

Nah, weekend depan bisa jadi long weekend tuh. Ada tanggal merah nyempil di hari kamis. Sudah ngerencanain liburan belum? Hah? Belum? sama. ;( Lagian kenapa juga long weekend di tanggal yang tidak tepat. Tanggal hancur-hancurnya dompet seorang buruh dengan perencanaan keuangan yang buruk macam saya. skip aja deh, lama-lama jadi kebanyakan curhat.

Baiklah, di sini cuma mau kasih rekomendasi yang bisa kamu lakuin di lhari libur yang anti-mainstream aja.

Bulan lalu, saya diajakin blogger kece Mb Rinta Adita buat caving di Goa Jomblang. Goa Ngehits yang konon katanya fenomena alam seperti ini cuma ada 2 di dunia. Bersyukur sebagai warga Indonesia, kita punya satu, tepatnya di Gunung Kidul, Yogyakarta.

Goa Jomblang atau Luweng Jomblang adalah sebuah Goa vertikal yang memiliki Hutan Purba di dasar goa. Untuk masuk ke dalamnya, kita akan turun dengan seutas tali, nama kerennya SRT (single rope technique) . Gak perlu takut, karena meskipun terjunnya sampai 60 meter, semua peralatan sudah teruji keamanannya dan tersertifikasi internasional. Gak perlu ngerasa kesepian juga sih, karena turunnya tandem berdua-berdua. so sweet, kan. Sampai di bawah pun sudah ada pemandu yang bakal nemenin kita susur gua nya. Naik kembalinya pun kita bakalan digantung berdua dan ditarik dengan tenaga 10 manusia. Luar biasa jadi ngerasa bersalah karena berat badan saya kayanya cukup menyusahkan.

image

Perlengkapan

image

Setelah mendarat di hutan purba, kita bakalan treking dikit katanya sih 300 meter. tapi karena saat itu (dan saat ini) musim hujan, jalanan yang licin dan becek cukup bikin repot juga. Kemudian, masuklah kita ke dalam lorong gua menuju Luweng Grubug. Jalannya sendiri selo aja. Plus gak panas dan ada suara gemericik air yang menenangkan. sampai kemudian tibalah di Luweng Grubug.
image

image

Cahaya Surga nya mulai kelihatan

Kalo pada bilang ini cahaya surga, gak salah deh. Ray of Light nya kerren bangeet. belum lagi buat berfoto di lokasi ini, ngelewatin batu-batuan yang terbentuk ratusan hingga mungkin jutaan tahun. Juga ada sensasi gerimis dari tetesan batu-batu karst di ujung luweng bagian atas, searah dan seirama dengan cahaya surga nya. Sensasi yang tak terbayarkan banget.
image

image

I Feel Free

masih gak mau ke sini?

*Goa jomblang terletak di Desa Jetis, Kec. Semanu, Kab. Wonosari, DI Yogyakarta

* Untuk mencapai lokasi, menggunakan kendaraan pribadi sekitar 90 menit dari Kota Jogja

* Banyak EO yang menyediakan paket trip Goa Jomblang sekalian antar jemput dari lokasi kita masing-masing. Trip lalu kami pakai equator Indonesia, dengan harga 650rb/orang full day trip. maksudnya selain ke Jomblang, juga bisa mampir2 ke tempat lain dan dianterin balik lagi sampe malam (seharian dan all in).

* Waktu terbaik mengunjungi Goa Jomblang atau waktu tiba di Luweng Grubug adalah pukul 11.00-13.00 karena ROL lagi bagus-bagusnya.

*ada baiknya reservasi dulu, karena pengunjung dibatasi setiap harinya.

*lebih bagus sedia kamera waterproof dan dustproof, tapi sekalipun bawa kamera biasa (saya bawa NX1000), dijaga supaya tetap aman dari air dan lumpur ya. Bisa menggunakan case extra atau cara penjagaan lainnya. Sayang banget kan apalagi kalo sampe kebanting dari ketinggian 60 meter.

*baca juga postingan mba Rinta Adita Goa Jomblang, Journey to the center of the earth

46 komentar pada "Cahaya Surga di Goa Jomblang"

  1. Suka banget sama foto yg pertama…daleeemmmm!
    Hah! selalu salut sama yg suka caving 🙂 mupengin banget pemandangannya tapi saya parnoan : Apalagi waktu abis nonton film di TV (lupa judulnya) yg ttg caving gitu, hoalaaa…

  2. Waduh, itu yang foto “i feel free” terjun betulan? Di bawah memang ada kolam airnyakah, Mbak? *somewhat scared*
    Tapi seru banget itu RoL-nya. Berasa dapat anugerah langsung dari Yang Di Atas :hehe. Sama kenapa namanya hutan purba? Apa karena tumbuhan di sana beda dengan yang di atas tanah?

    Malah jadi banyak tanya :hehe. Maaf yak!

    1. di bawah goa grubug nya (tempat ROL), ada alirannya kalisuci. kalo yang buat foto I Feel Free itu batu yang terbentuk jutaan tahun katanya sih, ada gerimis2 dari tetesan batu2,
      hutan purba karena banyak jenis tanaman yg beda dg di permukaan pada umumnya dan belum teridentifikasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.