Seruling Samudra di Pantai Klayar

hello, holiday

hello, holiday

Agak kurang menyenangkan memang kalo long weekend di tanggal yang kurang tepat. Seperti bulan ini, ada long weekend di tengah-tengah bulan yang bagi pecinta tanggal 25 (baca: saya), malah tanggal miskin-miskinnya.
Bagi sebagian kita, mungkin ada yang lebih suka beristirahat dengan tenang di rumah, berkumpul dengan keluarga, membaca buku, memonton film, dsb. Sebagian lagi suka berjalan-jalan di pusat perbelanjaan, hunting-hunting diskon, atau sekedar window shopping dan nyegerin mata. Sebagian lagi pengen jalan-jalan dan nyegerin mata, tapi pengen saldo di rekening tetap terjaga. Nah, saya lebih seringnya jadi sebagian yang disebut terakhir ini. Biasanya saya pilih jalan-jalan yang gak banyak ngeluarin ongkos fix. jadi ongkos lain2nya bisa ditekan. salah satunya, Pantai.

pantaaaaiiiiii

pantaaaaiiiiii

Meski saat touring saya ke pantai kece ini bukan long weekend, mungkin bisa jadi tambahan referensi buat yang punyabtipe-tipe liburan seperti saya. Hitung-hitungan budget saat itu sudah saya share lengkap di postingan lama. Tema kami kala itu Fun Camp Klayar under 50K.

waktu itu nge blog di sini jadi 1 postingan

waktu itu nge blog di sini jadi 1 postingan

Kenapa Pantai Klayar? Well, Pacitan Jawa Timur memang memiliki banyak pantai. Ada Pantai Srau, Banyutibo, Buyutan, dan masih banyak lagi. Letaknya juga berdekatan kalau memang mau ditarget susur pantai sampai habis. Kali ini fokus ke Klayar dulu aja ya, karena yang lainnya masih belum pernah saya datengin. Hehe
Untuk bisa dapat sunrise dan sunset sekaligus, pilihan paling bagus ya menginap. Jadi tiba di pantai siang atau jelang sore, sambil menunggu saat-saat sunset. Kemudian malam beristirahat untuk memulihkan tenaga setelah perjalanan. Pagi bisa siap siap menjemput sunrise.

tenda oranye

tenda oranye

Untuk camping di Klayar, tidak ada biaya khusus. Jadi cukup datang dan bayar uang masuk. Ada beberapa pilihan untuk spot mendirikan tenda. Bisa di bagian bawah yang langsung menghadap pantai. Sebaiknya cari tanah yang lumayan keras, karena kebanyakan di area ini berpasir. Ada juga tebing sisi yang dekat dengan seruling samudra. Tapi untuk menuju sisi yang satu ini, cukup lumayan juga jalannya. Sisi satu lagi yang menurut saya paling asyik, di tebing sebelah kanan. Lokasinya sedikit mendaki, namun tanahnya cukup enak untuk mendirikan tenda. Di jam-jam normal (pagi-sore) bahkan ada warung kopinya. Di sini lokasi kami mendirikan tenda. Tidur dengan ninabobo debur ombak sangat menenangkan, bukan?

di nina bobo ombaks

di nina bobo ombaks

Tidak afdhol rasanya kalau sudah di pantai tapi tidak tersentuh air. Sayangnya seperti tipikal pantai selatan pada umumnya, berenang dan mandi-mandi tidak disarankan. Lagipula pada saat-saat tertentu, ombak ternyata cukup besar juga. Jadi cukup bermain-main di pinggiran saja, berfoto atau sekedar iseng ciprat-ciprat ke kawan seperjalanan. Yang begini cukup bikin gak terasa sudah berjalan cukup jauh hingga dekat dengan lokasi seruling samudra. Kalau merasa terlalu lemas, terlalu panas, atau terlalu malas untuk menyusuri pantai dari area masuk hingga seruling samudra, bisa ngojek pakai ATV.

tetep main air

tetep main air

Pantai Klayar memiliki aneka batu-batuan yang terbentuk dari proses geologi. Kabarnya higga kini masih ada aktivitas pengangkatan tektonik, sehingga menghasilkan pemiringan lapisan kerak bumi skala kecil dan endapan gisik. Satu yang tidak ada duanya di pantai ini, akan ada lengkingan akibat ombak yang membentur bebatuan, kemudian menyembur melalui celah retakan di tengah-tengah bebatuan serupa geiser. Fenomena ini yang kemudian disebut Seruling Samudra.

area seruling samudra

area seruling samudra

Tentu saja bisa berfoto di sini. Namun karena pastinya banyak pengunjung yang juga ingin berfoto di lokasi ini, bisa dibilang cukup ngantri. Belum lagi ditambah setiap akan berfoto harus menanti-nanti cemas ombak yang datang demi dapat semburan cantik. sayangnya saya gak bisa banget deh motret pas adegan keren ini (fotografer abal abal). Tak apa. Tidak tersimpan di kamera bukan berarti tidak tersimpan di hati, bukan?

 

tigasopir katanya sih

tigasopir katanya sih

jalannya lumayan jauh sik

jalannya lumayan jauh sik

pasir, air, batu

pasir, air, batu

31 komentar pada "Seruling Samudra di Pantai Klayar"

  1. pantai di Pacitan ini memang keren banget.
    Itungannya pacitan sama Yogya deket ya qied?

    masih masuk dalam bucket list aku nih, semoga kesampaian main ke sini

    1. Lumayan sih pas hari kedua bisa dapat pas laut dan langitnya biru. Pas baru dateng, mendung jd g gitu nagus dipoto.
      Hahahaha, senin mas dani gajian. Aku masi rabuuu

  2. Waah.. kapan-kapan perlu dicoba nih, tidur sambil dininabobokan sama suara ombak…. Selama ini seringnya dininabobokan sama lagu-lagu galau di playlist mp3 player…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.