Gunung Ireng Tapi Putih

Kadang yang direncanakan jauh hari ternyata hanya menjadi wacana tanpa realisasi. Ada kalanya pula sesuatu yang tidak direncanakan atau direncanakan dengan sangat mendadak, malah tereksekusi dengan baik. Begitu juga yang terjadi pada saya saat hari itu. Berawal dari chat random temen-temen travel blogger yang terlampau selo di grup whatsapp, berakhir dengan sepakat hunting sunrise minggu pagi di Gunung Ireng.

namun wacana tetaplah wacana. meski akhirnya terealisasi, tapi kami kesiangan sodara-sodara. mmm, tepatnya saya sih. dari yang sok sok an udah ktemu di meeting point jam 5, ternyata saya malah baru bangun jam 5. dengan segala persiapan kilat, saya langsung meluncur ke meeting point yang disana udah duduk manis menunggu, mbak Dwi. Sementara mas Gallant dan om Sitam belum keliatan.

pada akhirnya hunting sunrise hanya wacana. mana ada sunrise di jogja baru terbit jam stengah enam lebih. Tapi gak kecewa kecewa amat sih, karena pagi itu memang berkabut dan mendung. jadi sepertinya kalopun kami tiba on time, matahari mungkin masih malu malu sehingga tak tertangkap juga di lensa kamera kami. mmm, mungkin dengan mikir begini juga lebih menentramkan hati sih ya.

Gunung ireng terletak di daaerah pathuk, gunung Kidul. mungkin sekitar 30 menitan kalo dari rumah saya jika traffic lancar. Dinamakan Gunung Ireng karena kontur disini memang dari bebatuan yng berarna hitam. Ah, apalah arti sebuah nama karena saat kami tiba, yang kami dapati hanya pemandangan putih. Kabut. jadi berasa di studio foto dengan dinding putih di segala sisi nya.

jadi, beginilah yang kami dapat di Gunung Ireng yang sedang memutih.

IMG_6860 IMG_6829

gunung ireng

udah terang

gunung ireng
gunung ireng
gunung ireng
gunung ireng
gunung ireng
gunung ireng

mungkin lain kali perlu diagendakan untuk kembali saat cuaca cerah, dan tidak terlambat bangun pagi.

*untuk menuju Gunung Ireng, dari jalan wonosari terus ke timur hingga pertigaan polsek pathuk. ambil arah ke kanan/selata, pertigaan pertama langsung kiri. luruus sampai ketemu pertigaan bertugu, ke kanan, lalu GPS (Gunakan Penduduk Setempat)

 

37 komentar pada "Gunung Ireng Tapi Putih"

  1. awalnya ngira ini di barisan tebing patuk yang berbatasan dengan piyungan, tapi ternyata masih sedikit ke timur dan bisa untuk sunrise an.. soalnya disana yang kebayang cuma sunset di sekitar watu amben saja.. :mrgreen:

    1. Dari watu amben masi rada ke timur lagi trus entah muter muter lupa jalannya saya. Hihi. Mgkn sunset juga bisa kali ya. Soalnya lumayan luas sih view nya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.