Pulau Pahawang Kecil, Lampung

*postingan ini akan lebih banyak bernuansa melankolis ketimbang informatif, berisi nostalgia ketimbang reportase, penuh curhat dan tak menerima debat *

Ada yang kangen mantan?

Sama saya juga

Eh, maaf maksudnya saya juga kangen mantaii.

pah3

Rasanya sudah ratusan purnama saya tidak bertemu hamparan pasir putih dan senandung debur ombak. Apalagi mengucapkan selamat tinggal pada matahari yang berpamitan. Atau memberi semangat pada tukik-tukik yang akan menjemput kehidupan barunya di lautan sana. Menyaksikan tipisnya garis samudra dan langit ketika berada pada warna yang sama. Menghirup dengan rakus aroma pantai dan ditiup dengan lembut oleh angin laut.

pah5

Saya benar-benar kangen. Dengan keadaan yang belum bisa ke pantai begini, saya berusaha mengobati penyakit rindu ini dengan membongkar kenangan lama. Saya pikir kalau kerinduan akan mantan bisa diobati sedikit dengan membongkar kenangan, mungkin kerinduan akan mantai (yang hanya beda satu hurup doank ini) bisa juga dengan cara yang sama.

Nun sekian tahun yang lalu, saya sempat menjejakkan pantai di  barat. Sempat dicibir memang, untuk apa perjalanan jauh hanya untuk mantai. Saya sendiri juga tidak berharap banyak karena saya toh lebih percaya pantai di Timur Indonesia lah yang terindah. Namun rupanya saya jatuh cinta pada salah satu pulau mungil yang bahkan tak tercantum di buku atlas saya dahulu.

Pulau Pahawang Kecil.

poto panorama yang agak keputus putus

poto panorama yang agak keputus putus

Sesuai namanya, pulau ini memang mungil. Ada satu cottage pribadi yang tentu saja karena pribadi, kami-kami yang kurang berkepribadian ini tidak punya hak/akses untuk masuk. Tapi siapa yang butuh cottage jika untuk menghabiskan waktu di luaran saja tak pernah cukup?

pahawang

Pulau kecil ini memiliki hamparan pasir putih yang sangat lembut. Dikelilingi oleh laut yang tenang dan sangat jernih. Pada sisi lain, terdapat tumbuhan bakau hijau yang menjadi variasi cantik pulau ini. Sedikit bergeser, ada banyak tanaman rindang dengan dinding miring batu seperti pondasi. Tidur siang di sini dengan nina bobo deburan ombak, desau angin, dan rindangnya pohon tentunya kemewahan sangat besar.

pah12

Sedikit bergeser ke kanan, ada tanaman yang tertata rapi seperti kebun dengan rerumputan hijau. Andai kala itu fenomena I feel free sudah happening, mungkin saya akan jauh lebih norak. Di kanan kiri lambaian pohon kelapa menggelitik saya tak tahan untuk bernyanyi nyiur melambai. Lihatlah, saat itu saya jauh lebih nasionalis instead of norak.

pah9

pah4

pah 11

pah2

Saya tidak ingat berapa jam yang kami habiskan saat itu. Meski tak ada arena permainan seperti layaknya pantai-pantai terkenal. Meski tak ada penjaja minuman, kelapa muda, ataupun cemilan yang menahan pengunjung untuk tinggal lebih lama. Pulau mungil ini sudah membuat kami tak henti bermain air, berlarian sepanjang pulau, guling-guling gak jelas di pasir, tidur siang di bawah rindangnya pepohonan, dan seabrek kesibukan tak habis habisnya, yang kini benar-benar ingin sekali saya lakukan lagi.

 pah13

Ah, saya benar-benar kangen mantai.

*untuk menuju pulau pahawang kecil, perlu menyewa kapal yang dapat diisi hingga 10-15 orang. Biasanya bisa dalam paket explore pahawang sekaligus., dari Pelabuhan Ketapang, Lampung. Jika ingin menginap, bisa cari penginapan di Pulau Pahawang Besar atau di Pulau Kelagian. postingan lebih deksriptif dan informatif ada di sini.

*semua foto dokumentasi pribadi pada kunjungan ke Pahawang Kecil sekitar medio 2014

28 komentar pada "Pulau Pahawang Kecil, Lampung"

  1. Saya belum pernah sekali pun ke pantai-pantai di seputaran Lampung. Duh keren banget memang Indonesiaku ini, semua pantainya juara. Kapan ya bisa ke sana, minimal menyaksikan sunset dan sunrise deh sudah cukup, juga waktu-waktu di antaranya :)). Mudah-mudahan bisa ke sana, sendiri tak apa, kalau ramai-ramai lebih bagus lagi :hihi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.