10 Alasan Menginap di Derawan Fisheries

 

image

maratua

Keindahan bahari kepulauan Derawan kian tersohor. Bagi saya, bahkan kata indah pun tak cukup untuk menggambarkan keistimewaannya. Rasanya seminggu terombang ambing kapal mengelilingi pulau pulaunya, menyapa lumba-lumba, bercanda dengan ubur-ubur, sarapan berkawan penyu, kelelep berkali kali, seakan belum cukup. Derawan is dangerously beautiful!

Dengan sebegitu luasnya kepulauan derawan dan gugusan pulau pulau lain yang wajib disambangi, kebutuhan akan penginapan tentunya penting. Aktivitas seharian di luar tentunya membutuhkan tempat melepas lelah dan istirahat yang memiliki paket lengkap. Beruntung saya mengenal Mas Harry Gunawan atau yang memiliki nama panggung Bang Apoy, owner dari Derawan Fisheries. Budget Cottage yang memberi fasilitas super lengkaps tanpa harus khawatir dompet kempes.

image

selamat datang di Derawan Fisheries

Gak cuma oke di budget, setidaknya ada 10 kelebihan Derawan Fisheries yang bikin liburan di Derawan mkin maksimal dengan tetap menghemat waktu, tenaga, dan kantong.

  1. Lokasi di tengah pulau

Lokasi Derawan Fisheries ini menyenangkan sekali. Letaknya di tengah-tengah pulau sehingga sangat mudah untuk kemana-mana. Misalnya jika ingin jajan mencari makan atau nongkrong di luar. Atau jalan-jalan keliling pulau sekedar mengetahui aktivitas masyarakat local. Atau jalan-jalan dalam keperluan mencari oleh-oleh. Tinggal tentukan akan ke kanan atau ke kiri. Bahkan hanya butuh beberapa langkah untuk ke Bank Kaltim, bank terdekat di sini.

image

jalanan di Pulau Derawan

Jika menginginkan menikmati sunrise di pantai dengan pasir putih juga tidak jauh. Cukup berjalan kaki sekitar 15 menit kearah timur. Jika dirasa terlalu malas, bisa juga menyewa sepeda yang sangat banyak tersedia di sekitar. Berdasarkan pengalaman saya, semua yang saya butuhkan selama di Derawan bisa didapat dengan hanya menggerakkan kaki beberapa langkah saja dari gerbang Derawan Fisheries. Hemat tenaga, hemat waktu dan hemat di kantong, bukan?

 

  1. Semua kamar watervilla dan ber AC
    image

Depan kamar kamar. photo by @angga_ata

Tentunya ada sangat banyak penginapan lain di Derawan yang bisa dipilih. Bisa memilih Beach Homestay alias penginapan penginapan yang terletak di pantai atau di atas tanah. Banyak juga pilihan jenis cottage yang watervilla, aliat di atas air. Biasanya untuk yang watervilla ini sedikit lebih mahal dibanding homestay yang ground.

Nah, Derawan Fisheries meski menyebut dirinya budget cottage, tetapi kamar yang disediakan semuanya berupa watervilla dan ber AC. Dengan kasur ukuran double, meja kecil besera kaca besar. Juga kamar mandi di masing masing kamar. Jika menginap bertiga, bisa menambah extra bed dengan tambahan hanya RP.50,000 saja. Masih sangat cukup nyaman untuk bertiga. Disediakan juga jemuran di masing-masing kamar. Kalau membawa hammock, bisa juga dipasang di teras kamar.

 

  1. Teras depan dan belakang, sunset dan sunrise dari teras

Ini asyiknya kamar watervilla. Ketika bangun tidur, ke teras kamar saja sudah dimanjakan dengan pemandangan air bening, kecipak penyu yang sesekali diam diam malu menyapa, dan semilir angin laut. Dipeluk kehangatan cahaya matahari pagi. Ah, kenikmatan paripurna.

image

Kamar di Derawan fisheries menghadap ke timur. Dengan demikian sudah jelas semburat warna warna lembut khas matahari terbit menjadi sapaan pertama. Menikmati secangkir kopi berkawan sambil menyerap vitamin D dari matahari pagi benar-benar paket yang sempurna. Belum lagi ikan ikan kecil yang bergerombol berenang kesana kemari tepat di air jernih depan kamar, dan caper-caper malu penyu-penyu unyu. Saya yang bukan morning person mendadak jadi pecinta pagi garis keras di sini.

 

image

nemuin penyunya nggak?

Saat sore tiba, jika terlalu malas untuk ke sunset point, pindahlah ke teras belakang kamar. Warna warna mewah dipamerkan sang surya. Cahayanya memantul di air memberi refleksi yang elok dan menyenangkan mata. Jejeran watervilla di ujung sana menjadi foreground tambahan dalam komposisi foto. Rasanya ingin lebih lama bisa menikmati kemewahan rupa warna senja, sampai kemudian langit menjadi makin gelap.

image

view dari teras belakang kalo terang

Bagi saya, duo gold moment yang bisa dinikmati hanya dari kamar sudah merupakan kemewahan tiada tara. Sulit untuk bisa mendapatkan keduanya sekaligus tanpa harus berpayah-payah mendaki gunung atau memanjat tebing, misalnya. Atau membayar mahal kamar president suite hotel tertinggi suatu kota. Di derawan Fisheries, kemewahan ini dihadirkan dengan mudah dan sederhana.

 

image

sunset di teras belakang

 

  1. Sunset point

Meski dinamakan sunset point, lokasi ujung dermaga Derawan Fisheries ini sebenanya multifungsi. Baiklah momen sunset di Sunset Point memang lebih terasa keindahannya. Tersedia jetty cukup luas untuk bisa beramai-ramai menikmati senja di sini. Dengan jangkauan pandang ke laut yang jauh lebih lebar dibanding yang bisa dinikmati dari teras belakang kamar.

Namun tak hanya senja saja yang pamer unjuk kecantikannya di sini. Momen matahari terbit selain di pantai, juga bisa didapatkan di sini. Sesekali saya membawa sarapan untuk disantap di Sunset Point ini. Membiarkan kulit makin melegam bersama vitamin vitamin D yang diserapnya dari sinar mentari pagi. Masih berkawan dengan penyu yang nongol malu malu, gerombolan ikan ikan kecil aneka rupa dan warna, juga bulu babi di bawah dermaga.

Sangat amat menyenangkan bagi saya saat malam tiba. Rupanya Sunset Point ini cukup bersih dari polusi cahaya. Taburan bintang dan kilau cahay bulan dapat dengan leluasa dinikmati dari sini. Hampir setiap malam saya tidur-tiduran di dermaga ini. Memandangi bintang sambil berbincang. Menyaksikan moonset sambil bermain plesetan. Berusaha memotret milkyway sembari menyeruput kopi.

Hemat tenaga dan hemat waktu sekali dapat memotret taburan bintang tanpa harus pergi malam malam mencari tempat gelap. Tanpa harus jauh-jauh memanggul kamera dan tripod disertai bekal secukupnya demi mencari lokasi yang bersih dari polusi cahaya. Tidak jarang saya tidur larut meski tau esok akan bangun pagi pagi di derawan. *mata panda makin menghitam

  1. Menyediakan Kendaraan Transfer dari Airport

Akses menuju pulau Derawan membutuhkan perjalanan yang cukup beliku-liku. Misalnya untuk saya yang dari Jogja, menggunakan pesawat tebang dengan rute Jogja-Balikpapan-Berau. Sesampainya di Airport Kalimarau Berau, dibutuhkan waktu berkendara darat seiktar 2-3 jam hingga sampai di Pelabuhan Tanjung Batu. Dari Pelabuhan Tanjung Batu ini lah kemudian kita menaiki boat sekitar 30 menit untuk sampai tepat di depan kamar Derawan Fisheries.

salah satu kendaraan di Berau

salah satu kendaraan di Berau

Tentu amat merepotkan dan membutuhkan koordinasi yang rumit jika harus memesan kendaraan darat, lalu menyewa boat, secara terpisah. Beruntung Derawan Fisheries juga menyediakan layanan penjemputan dari Airport Kalimarau ke Pelabuhan Tanjung Batu, roundtrip. Berarti ketika menjadi tamu Derawan Fisheries tak perlu repot harus mencari kendaraan, atau memastikan jadwal tiba pesawat dan jadwal boat sesuai dengan jadwal travel. Lagi-lagi bisa saving lebih banyak untuk energy, waktu dan uang ya.

  1. Snorkel gear dan perlengkapan Diving tersedia

Sangat tidak afdhol sekali bermain di kepulauan dan banyak bermain air tanpa perlengkapan yang mendukung. Apalagi tidak semua wisatawan yang berkunjung memiliki snorkel gear sendiri. Atau bisa juga tidak ingin direpotkan dengan membawa snorkel sendiri. Akan sangat disayangkan jika sudah tiba di Derawan dan berniat menyewa alat snorkel atau diving, namun ternyata tidak kebagian. Serasa nyebur kolam tapi tetap kering, percuma.

snorkel gear by. derawan fisheries

snorkel gear by. derawan fisheries

Saya cukup berkeliling di Derawan dan ternyata memang tidak semua penginapan/cottage memiliki perlengkapan diving dan snorkel gear sendiri. Sehingga jika tamunya membutuhkan akan dicarikan dari vendor penyedia jasa sewa alat alat tesebut. Saat berwisata, tentu kita menginginkan semuanya well prepared donk ya. Dengan memiliki snorkel gear dan perlengkapan diving sendiri, di Derawan Fisheries tamu bisa lebih nyaman karena ketersediaan alat bisa dipastikan. Setau saya juga sih kebanyakan paket wisata di Derawan, tidak memasukkan sewa snorkel gear dalam paket harga ‘all in’ nya. Berbeda dengan Derawan Fisheries yang paket layanannya sudah include sewa snorkel gear.

  1. Boat dan kano milik sendiri

Seperti saya sebut di point 5, menyewa kendaraan baik untuk transfer ked an dari Airport maupun untuk island hoping jika terpisah-pisah akan cukup merepotkan. Memiliki boat sendiri yang khusus melayani tamu-tamu Derawan Fisheries tentu lebih memudahkan. Masuk ke kapal pun cukup turun dari depan kamar tidak harus jauh jauh berjalan ke dermaga. Boat yang disediakan pun disesuaikan dengan jumlah penumpang. Dengan begitu sharing cost akan lebih mudah. Kenyamanan juga terjaga.

Boat ukuran Large

Boat ukuran Large

Buat saya soal boat ini sangan penting, apalagi untuk keadaan yang tidak bisa dipastikan. Sebagai contoh, saat kunjungan saya lalu kami berencana untuk mencari whaleshark. Bayangkan andai saat itu kami harus book kapal dari luar, namun karena ternyata whaleshark tidak muncul, lalu kami harus membatalkan. Atau jika sebelumnya tidak direncanakan, namun mendadak butuh boat karena whaleshark bisa ditemui sementara belum mencari/book kapal. Merepotkan sekali, bukan?

Selain boat untuk transfer dan island hoping, ada juga kano ungu ungu unyu untuk sekedar bersampan lucu di sekitar cottage saat free time. Bagus juga buat split shot, atau foto foto cantik.

  1. Air minum 24 jam

Bohong kalau saat berenang ataupun snorkel, tidak ada air asin yang turut terminum. Banyak minum air laut ini selalu membuat haus makin meraja lela. Bisa dibayangkan jika setiap kehausan harus membeli air mineral. Repot. Jika di kebanyakan penginapan maupun hotel air minum disediakan dalam bentuk botol yang pastinya pada kurang kan?

Di sini kehausan tengah malam pun selalu siap sedia air minum. Feel free juga kalau membawa tumbler dan botol minum untuk diisi penuh saat island hoping.

  1. Free breakfast, kopi dan teh

Paket menginap yang disediakan Derawan Fisheries sudah termasuk sarapan. Juga kopi teh dan gula yang disediakan terus dan bisa dibuat kapanpun sesuka kita. Sarapan yang disediakan juga bervariasi. Ada pilihan nasi dan lauk alias Indonesian breakfast. Juga ada roti dengan pilihan susu selai, juga tersedia toasternya. Variasi nasinya juga cukup beragam. Saat di sana, saya pernah sarapan nasi goreng, nasi kuning, dan pilihan lauk yang gak cuma itu itu aja. Jadi  menginap hampir seminggu pun, tidak bosan dengan makanannya.

detailnya bisa baca ulasan lengkap Enni khusus soal makanan selama di Derawan fisheries. klik di sini

  1. Owner yang membaur dan serba bisa

Mas Harry atau Bang Apoy merintis Derawan Fisheries dengan sungguh sungguh. Melayani tamu pun dengan cinta. Beliau bertemu langsung dan membaur dengan para pengunjung di cottage nya. Melayani dan menjawab setiap pertanyaan dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan tamunya. Jarang sekali owner yang begini, kan?

Foto ini diambil seminggu lalu, sesaat sebelum bertolak ke #KaniunganIsland dan #LabuhanCermin. . . Di depan kamar kamar watervilla yang menjadi tempat tinggal kami seminggu. . . Bersama sang owner sekaligus sponsor utama perjalanan kami selama #explorederawan yang makin kami kenal, makin kagum kagum dan sekarang jadi makin gak move om move on. . Bang Apoy alias Mas Harry @derawanfisheries, tak hanya owner dan sponsor, juga perencana perjalanan yg jenius. Anak Bajau asli Pulau Derawan yg dapat mengoperasikan kendaraan darat maupun air. Lincah menyelam freedive maupun scuba diving. Tuan rumah terbaik yg humble dan friendly. . . Semoga ada kesempatan untuk kembali bersua dan belajar darimu, Bang. Mencicip lagi secuil surga dari depan pintu kamar. . #meetandtripderawanfisheries #meetandtrip05 @derawanfisheries @indonesia_paradise . ????: @feliciagnez

A post shared by Aqida Shohiha (@aqied) on

Pengetahuannya juga luar biasa. Di usianya yang baru 28 tahun , warga asli suku bajau ini memiliki pengalaman yang sangat kaya. Saya terkaget-kaget saat dijemput langsung dari Airport oleh beliau. Menyetir mobil kami, dan saat menaiki kapal dari Pelabuhan Tanjung batu ke derawan, beliau juga nahkodanya. Saya penasaran seandainya Derawan sudah punya Airport sendiri layaknya Karimu jawa, mungkin beliau juga pilotnya.

Sebagai penduduk local, saya tidak heran dengan kemampuan free divingnya. Konon katanya anak suku bajau lebih dulu bisa berenang daripada berjalan. Namun saat saya mengikuti sesi discovery diving, lagi lagi beliau juga expert di scuba diving. Bahkan menjadi salah satu pemandu diving kami. Yassalaaam, paketnya kok lengkap banget sih, bang…

 

Jadi, bagaimana?

Sudah cukup jelas bukan kemana dan bagaimana merencanakan perjalanan ke Derawan?

*informasi mengenai Derawan Fisheries dapat ditemukan pada akun instagram @derawanfisheries yang dikelola sendiri oleh Mas Harry alias Bang Apoy sebagai owner. No kontak dan email tercantum di bio

*untuk mengetahui keseruan trip bersama Derawan Fisheries dan Indonesia paradise, ikuti hash tag #meetandtripderawanfisheiries di Instagram. Trip gabungan yang disponsori seutuhnya oleh Derawan Fisheries

* Derawan Fisheries juga menyediakan berbagai paket wisata sesuai kebutuhan. Diantaranya explore derawan 3D2N, 4D3N, juga aneka paket explore derawan plus, misalnya plus Labuhan Cermin, plus Talisayan (whaleshark point), plus nabucco island, dan lokasi lokasi lain.

*Untuk private trip, dapat dikomunikasikan sesuai kebutuhan. Misal menambah paket makan lobster dan kerapu, tambahan explore pulau-pulau saat hoping island, atau apa saja yang sejalan dengan trip. Boleh juga kalau disampaikan kode referral AQIED ^^”

*terima kasih sebesar-besarnya untuk kebersamaan dalam meet and trip bersama Derawan Fisheries. Terima kasih untuk Indonesia Paradise, Ringga Prayudha, Dhaniel Christian, Bang Toni sebagai Dive guide selama Discovery diving, Bang Erwin dan Crew dari Manggaran Film atas dokumentasi dan videografinya, Bang Juri dan rekan sebagai driver boat.

53 komentar pada "10 Alasan Menginap di Derawan Fisheries"

  1. Kenapa penya penyu nya disebut berkali kali? Kenapa potonya pake dimunculkan?

    Aku rasa mbak aqied lagi niat buanget nulis… detail, ngalir, informatif bgt 🙂

  2. huhuhu postingan yang bikin sirik…..aku ingin ke pantaaaiiiii. Dulu waktu ke Derawan gak sempet mampir Labuhan Cermin sama gua haji mangku….eh tapi kayaknya dulu belum terkenal sihh

    1. Yuk mbak ke Labuhan Cermin sama Talisayan maen sama whaleshark. Hehehehe.
      Btw, sampe sekarang pun emang kebanyakan paket trip gak sekalian ke Labuhan Cermin sih.

  3. wah pasti kenangan gak terlupakan mbak aqieed mantap hehe sampe itemnya tahan berapa bulan tu tar mbak hehe pizzz,,, mashaAllah foto yg sama pasir putih itu ngoler abiss…

  4. Aaaak aku iri mbaaak. Udah lama banget nggak ke pantaaai. Apalagi yang modelnya nginep-nginep macam begitu malah belum pernah. Huhuhuu. Dan itu yang di sunset point kalo malem gile juga ya pemandangannya. ;o/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.