Tebar Virus #safetymind dan #safetyriding

Seminggu lalu saya berkesempatan mengikuti Safety Riding Education. Senang banget soalnya sadar diri kan, kalo dalam berkendara saya ini masih cupu dan cemen banget. Apalagi dapat info kalo selain dilatih kelihaian berkendara, juga ada edukasi soal safety riding nya, dan bisa test drive sepeda motor kece keluaran Yamaha yang selama ini cuma saya pandangi di jalanan.

Pelatihan safety riding ini diisi oleh Yamaha Riding Academy Jogja, organisasi di bawah YRA Indonesia dan dibawah naungan PT Yamaha Indonesia. Fokus YRA adalah edukasi keamanan berkendara. Dan untuk pelatihan serta sosialisasi safety riding, YRA memiliki instruktur-instruktur bersertifikat dan ahli di bidangnya. Tentunya dengan mengikuti kegiatan ini, saya belajar pada tempat dan instruktur yang tepat ya, kan?

pengarahan sebelum praktek
ini bukan disetrap, tapi pengarahan sebelum praktek

Sepeda motor sudah jadi kendaraan yang paling akrab dengan saya. Baik untuk transportasi sehari-hari seperti kerja dan kuliah. Pun transportasi sesekali untuk ke pasar, atau plesir. Sepeda motor memang kendaraan paling mudah, praktis dan gak bikin kantong jebol. Tidak heran pada suatu kesempatan saya main ke salah satu dealer sepeda motor, menurut Sales Team Leader dalam sebulan tidak kurang dari 200 unit sepeda motor terjual.

Sayangnya, tingginya pengguna sepeda motor, tidak dibarengi dengan pengetahuan tentang keamanan berkendara. Saya sih gak tau ya berapa prosentase pengguna sepeda motor dengan SIM instan dibanding seluruh SIM yang beredar. Tapi berdasar data statistic, tingginya penjualan sepeda motor, nyatanya turut tinggi juga kecelakaan lalu lintas. Parahnya lagi 84% penyebab kecelakaan adalah factor manusia, perilaku tidak tertib saat berkendara salah satunya.

 

Secara umum, ada 3 penyebab utama kecelakaan lalu lintas:

  1. Faktor manusia
  2. Kondisi Kendaraan
  3. Kondisi Jalan

Kalau dilihat dari ketiga factor di atas, Faktor manusia lah yang paling berpengaruh. Kondisi jalan yang buruk, tidak akan menjadi sebab kecelakaan jika si pengendara berhati-hati dan lihai. Kondisi kendaraan yang kurang sehat, jika lebih awal diketahui pengendara, akan meminimalisir kemungkinan kecelakaan. Untuk itu perlu banget setiap biker mengenali kemampuan pribadinya dan peduli pada keamanan berkendara. Termasuk juga kenali saat saat boleh nyalip dan sadar kalau nyalip di tikungan alias Nikung hukumnya haram. Kenali juga kapan harus pasang lampu sign kanan dan kiri, jangan sampai terbalik.

perlengkapan sesuai standar keamanan
perlengkapan sesuai standar keamanan

Selain belajar melalui teori dan simulasi in class, kami juga mencoba langsung berkendara dengan berbagai pilihan sepeda motor Yamaha. Sebelumnya Instruktur memperagakan berbagai track seperti cinbori, slalome, dan masih macem macem lagi. Setelahnya, kami kami para biker ini yang menjajal dengan menggunakan sepeda motor pilihan masing masing. Saya sendiri walaupun gagap matic, tapi tetep maksa buat nyobain NMAX dan Alhamdulillah lancar dan tak lecet sedikitpun. Jadi tau juga kalo walaupun keliatannya berbadan besar, NMAX ini ringan dan enak banget dikendarai. Bahkan oleh biker gagap matic seperti saya. Sayangnya saya gak sempet ikutan lomba gymkhana yang berhadiah helm kece impian semua biker. Hiks.

selesai praktek teknik pengereman. poto by. @imasatrianto
selesai praktek teknik pengereman. poto by. @imasatrianto

Sebenarnya masih amat sangan banyak lagi keseruan dan pelajaran penting dari Safety Riding Education oleh YRA Jogja ini. Biar lebih gampang tracking cerita lengkapnya dari berbagai pengkicau di twitter, pantengin aja hestek #SREbloggervlogger yang terus nyebarin virus virus #safetymind dan #safetyriding.

 

13 komentar pada "Tebar Virus #safetymind dan #safetyriding"

  1. Selama ini aku juga parno naik nmax, padahal tiap hari minggu ketemu dan dipersilakan naik. Tapi baru kucoba untuk gymkhana waktu bareng kalian itu, dan ternyata emang nyaman. Hihi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.