Press "Enter" to skip to content

Dongeng Kopi untuk Ngopi di Utara

Sebenarnya seiring perpindahan saya ke Jogja Utara, niatnya sih mau bikin rekomendasi coffeeshop di Jogja Utara. Tapi sepertinya akan lebih elok kalau sebelumnya sudah saya tulis satu satu (semoga gak males), jadi setiap satu coffeeshop rekomendasi, nantinya bisa ada link ke postingan yang lebih lengkap. Setuju gak sama ide saya?

Kali ini saya mau bahas destinasi ngopi di Jogja Utara yang baru tapi lama. Maksudnya secara coffeeshop, Dongeng Kopi ini pemain lama, namun lokasi sebelumnya bukanlah di Jogja Utara. Kalau pengen tau gimana Dongeng Kopi di lokasi lamanya bisa lah baca baca postingan lama saya di sini.

Sebenarnya Dongeng Kopi Jogja sudah mulai dibuka untuk umum sejak pertengahan Juli lalu, meski belum dinyatakan buka secara resmi. Selama belum buka resmi itu, setiap pengunjung boleh menentukan sendiri harga untuk kopi yang diminumnya. Jadi harga fix dari Dongeng Kopi tidak ditentukan, tapi disediakan 2 toples untuk masing masing pengunjung memberikan uang tips. Asyik banget kan?

Nah sejak Agustus ini Dongeng Kopi Jogja sudah mulai opening resmi dengan berbagai pilihan minuman maupun makanan. Bahkan ada paket bundling pula yang tentunya lebih hemat.

  1. Varian Kopi

Dongeng Kopi Jogja menyediakan ragam varian kopi. Baik untuk seduh manual maupun seduh dengan mesin. Uniknya, di coffeeshop ini tidak lagi tersedia single origin. Sebagai gantinya, Dongeng Kopi Jogja menyediakan menu multiple origin. Jadi kopi kopi yang kamu seduh di sini, spesial alis gak ada di coffeeshop lain.

Multiple Origin

multiple origin dengan nama nama dongeng

Multiple Origin adalah blend dari beberapa jenis kopi nusantara yang kemudian diberi nama-nama yang ada pada Dongeng-dongeng nusantara pula. Tapi tidak perlu khawatir bingung memilih atau gak punya gambaran, karena barista dengan senang hati akan menjelaskan jenis-jenis kopi dari masing-masing multiple blend. Sekaligus ditawarkan ingin dibuatkan dengan karakter kopi seperti apa. Misalnya suka yang asa, yang manis, yang light, yang bold, strong, atau light with long aftertaste Bener-bener customer adalah raja deh pokoknya.

Espresso Based

Latte di antara cold brew

Untuk seduh mesin, tentu saja ada espresso dan segala turunannya. Favorit saya Dongeng Kopi Latte, yang secara tampilan sebenarnya mirip dengan coffee latte biasa. Istimewanya Dongeng Kopi Latte menambahkan beberapa rempah nusantara sehingga rasanya lebih enak. Bahkan teman-teman saya yang biasa menambahkan gula pada coffe latte nya, saat mencicip Dongeng Kopi Latte, gula gula mereka tidak tersentuh. Saya kira cinnamon sebagai salah satu rempah, turut menyumbang rasa manis alami di Dongeng Kopi Latte. Wajib dicoba.

Cold Brew

Cold brew saya kira adalah salah satu minuman yang paling ngangenin dari Dongeng Kopi. Karena dari jalan-jalan hinggap di berbagai coffeeshop, saya belum nemu cold brew yang lebih ngangenin dari cold brew nya Dongen Kopi. Sejak di lokasi lama dulu. Favorit saya Apple Cold Brew, tapi buat saya baik Rock Li  maupun Orange Cold Brew nya juga enaaak. Cold brew ini minum kopi paling ringan dan paling manis kalo buat saya. Kalau suka kopi yang ringan sampai lupa kalo minum kopi, bisa coba Rock Li.

Apple Cold Brew

Ada juga beberapa Signature drink Dongeng Kopi baik yang mix dengan kopi ataupun lainnya. Lebih jelasnya bisa lihat daftar menu ini atau ngobrol langsung dengan barista nya saat berkunjung ke sini.

  1. Non Coffee Drinks

Meski memiliki nama Dongeng Kopi, namun varian minuman non kopi cukup beragam. Baik Milk Based, Milkshake, Tea, Mocktail, sampai Juice. masing-masing juga mempunyai pilihan yang cukup banyak. Jadi gak perlu khawatir mengajak teman atau bribikan yang gak suka kopi.

Red Velvet Latte

Untuk varian Milk Based nya ada red velvet latte, green tea latte, italian chocolate, original chocolate, chocolicious dan choconut. Sayangnya dari semua itu saya baru nyobain Red Velvet Latte dan Green Tea Latte saja. So far, good meski untuk Green Tea nya buat saya kurang strong rasa teh nya. Tapi oke lah, gak ngganggu. Selera juga kali ya, gak semua orang suka green tea yang strong.

Selain itu juga ada macam-macam minuman tradisional dengan nama-nama yang lagi-lagi mengingatkan pada dongeng-dongen masa lampau. Seperti apa masing-masing rasanya? Coba sendiri donk.

  1. Food

Berbeda dengan kebanyakan coffeeshop yang hanya menyediakan menu ringan pendamping kopi. Dongeng Kopi Jogja menyediakan pula cemilan maupun makanan yang mengenyangkan. Sebut saja Mie dan Pasta, Salad maupun Sandwich. Sementara untuk jodoh kopinya, bisa memilih beberapa pastry dan cake yang tersedia. Ada pula cemilan-cemilan lokal maupun non lokal seperti french fries, churos, hingga pisang goreng.

Khusus untuk jam 08.00-18.00 WIB, Dongeng Kopi menawarkan paket bundling kopi dan food. Lumayan banget bisa hemat.

  1. Homy dan Njawani

Lokasi baru Dongen Kopi Jogja ini bikin saya betah lama lama dan sering-sering main. Bukan konsep bangunan minimalis, ataupun bergaya coffeeshop kekinian, Dongeng Kopi kali ini sangat homy dan njawani. Bangunan utama yang berisi coffeebar berbentuk joglo. Dengan meja kursi kayu-kayu yang sengaja di beberapa sisinya tetap asli. Sementara langit langit dipenuhi lukisan-lukisan tentang sejarah kopi Indonesia. Hangat dan tenang ditambah sapaan ramah para barista. Area ini juga area non smoking. Jadi untuk keluarga atau yang tidak ingin terganggu asap rokok, bisa memilih area ini.

area bar saat malam hari

Tepat di belakang bangunan, tersedia bermacam-macam kursi di area out door. Ada juga dua gazebo yang cocok untuk kumpul-kumpul bersama teman-teman. Yang unik, di area ini terdapat kolam ikan yang dikelilingi meja tinggi dan kursi-kursi bar. Asyik dan berbeda sekali dengan coffeeshop manapun. Dari area ini juga kita bisa melihat open kitchen. Selebihnya, biarkan foto yang bicara.

area belakang yang homy dan njawani

  1. Lokasi

Dibandingkan lokasi lamanya, Dongeng Kopi memang cukup jauh pindah ke utara. Namun santai saja karena masih sangat mudah dijangkau. Lokasi baru Dongeng Kopi ini juga dekat dengan Klinik Kopi dan FIlosofi Kopi. Jadi bisa banget masuk dalam satu rute jelajah warung kopi di Jogja Utara.

Tidak perlu khawatir untuk area parkir Dongeng Kopi ini sangat luas bahkan bisa menampung bus pariwisata. Seriuss. Plus nya lagi, parkirnya free. Ah makin cinta.

*Dongeng Kopi Jogja buka pukul 08.00-00.00

*Sosial Media Dongeng Kopi: instagram @dongengkopi , Twitter @dongengkopi

20 Comments

  1. Nasirullah Sitam Nasirullah Sitam September 18, 2017

    Tulisanku baru rilis minggu depan hahahaha.
    Tetep cukup menyesap Dongeng Latte aja aku kalo di sini

    • aqied aqied Post author | September 18, 2017

      Dongeng Latte juara buat malam malam biar anget. Tapi kalo lagi panasss cold brew tep paling cocok

  2. Elisabeth Murni Elisabeth Murni September 18, 2017

    Nyaris tiap minggu lewat depan Dongeng Kopi, belum pernah mampir. Tapi baca review ini sesekali boleh lam kesana. Nongkrong di tempat ngopi tapi pesennya sandwich sama choconut gitu aneh gak sih? Ahahahaha

    • aqied aqied Post author | September 18, 2017

      Gak aneeeh, kan memang pilihan menunya buanyaaaaaak. Asik loh mb, apalagi tempatnya luas, jadi ke sini bareng keluarga pun oke. Jangan lupa ajak ajak aku ya kalo ke Dongeng Kopi, hahahah

  3. Ajengmas Ajengmas September 18, 2017

    Red velvet favoriteku! 😁 Ah iyaaa, disini malah belum pernah cobain cold brewnya.

    • aqied aqied Post author | September 21, 2017

      aku pengen ke sana lagi nyobain affogato nya malah

  4. tata tata September 19, 2017

    Suka banget 😘

    • aqied aqied Post author | September 21, 2017

      sama, sukak banget

  5. agi pranoto agi pranoto September 20, 2017

    lagi kepengen cold brew terus mampir lewat di postingan ini jadi makin pengen cold brew…

    apakah ini pertanda mbaqied harus nraktir aku cold brew?

    • aqied aqied Post author | September 21, 2017

      hayuk nge cold brew barengggg

  6. Ayun Ayun September 29, 2017

    Deket sama Klinik Kopi berarti semakin jauh buat aku yang di selatan, padahal pengen apple cold brew-nya.

    • aqied aqied Post author | Oktober 30, 2017

      Hehehe iya makin ke utara agak jauh kalo dr kamu

  7. Mesra Berkelana Mesra Berkelana September 29, 2017

    Aku lagi mencerna sebenernya Dongeng kopi ini kenapa namanya ” Dongeng ”
    Mungkin karena hasil campuran biji kopinya dinamakan nama pewayangan ya mbak 😂

    Kalo kesini paling enak emang cold brewnya, aku sampe skrg masi jatuh hati sama Rock Linya 😂

    • aqied aqied Post author | Oktober 30, 2017

      Kapan mau ke situ lagi?

  8. Rangga Rangga Oktober 6, 2017

    Yang gak banyak di explore sih sebenarnya lokasi ngopi-ngopi di selatan Jogja. Tapi apa ada yak …? Saya dua tiga kali diajak teman ke gerobak susu di jalan mBantul ..

    • aqied aqied Post author | Oktober 30, 2017

      Kalo selatan aku taunya baru sampe daerah Tirtodipuran itu, kak. Kalo makin ke Selatan lagi belum tau

  9. abesagara abesagara Oktober 8, 2017

    Waduh mas Nasirullah Sitam di artikelnya juga merekomendasikan Dongeng Latte nih, aku jadi tambah penasaran 😱

    • aqied aqied Post author | Oktober 30, 2017

      Ayooook dicoba, maas

  10. Pink Traveler Pink Traveler Oktober 11, 2017

    jadi tempat favorit karena kopi enak dan suasana njawa cuma karena nggak punya motor jadi terasa jauh

    • aqied aqied Post author | Oktober 30, 2017

      Helm aja duluuu, biar bisa disamperib temennya kalo mau barengan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.