Mueniq Tetradrip : Dripper V60 Semungil Passport

Akhir-akhir ini, saya suka ribet sendiri tiap akan bepergian. Galau gak penting memutuskan bawa alat kopi apa atau gimana ngopi di destinasi nanti. Masih mikir juga bawa alat kopi macem-macem bakalan berat-beratin ransel nggak. Atau di sana nanti aman gak buat alat-alat saya. Kalo pada rusak atau pecah kebentur-bentur kan lumayan ya kalo harus beli lagi.

Baca : Menghitung Perlengkapan Seduh Rumahan

Sampai ketemu dripper V60 super ringkas dan travel friendly ini

1. Desain dan Tampilan

Kelebihan utama dari Mueniq Tetradrip adalah ukuran dan desainnya yang minimalis. Foldable Dripper ini terdiri dari 3 lembar yang dapat dilipat atau dibongkar pasang saat tidak dipakai. Dalam kondisi ini, dimensi penyimpanan plus plastik ziplock nya hanya berukuran sebesar passport, sekitar 10 x 6,9 x 0.45 cm saja. Ukuran sekecil dan setipis ini memudahkan untuk dibawa-bawa karena bisa diselipkan dalam dompet, atau di dalam saku. Nantinya hanya perlu dirangkai saat akan digunakan.

ukuran packing hanya segede passport

Sebenarnya Mueniq memiliki beberapa pilihan bahan untuk Tetradrip, sesuai harganya. Untuk yang saya punya ini ketebak lah ya. Tentu saja yang paling mahal murah, dengan bahan Polypropylene. Sementara untuk yang versi mahalnya berbahan titanium. Karena dimensi yang kecil dan bahan yang ringan, total bobot tetradrip ini hanya 12 gram. Jadi, bawa dripper V60 tanpa merasa bawa apa-apa banget.

Mueniq sendiri merupakan akronim dari Minimallist and Unique equipment. Merupakan brand dari Jepang yang memang populer di negara asalnya sebagai dripper portable yang cukup stabil. Mueniq Tetradrip berbahan Polyprelene ini memiliki beberapa pilihan warna seperti merah, biru, kuning dan abu-abu. Entah kenapa saya kok belinya yang kelabu, mungkin karena hidup saya sudah berwarna. #okeskip. Saya sih lebih menyarankan untuk warna-warna cerah ya, agar lebih terlihat.

2. Pengalaman Seduh dengan Tetradrip

Untuk menggunakan tetradrip ini, tinggal merangkai ketiga lembar tadi menjadi satu kesatuan yang utuh. Maka jadilah corong berbentuk segitiga seperti ini.

Buat saya, si Tetradrip ini ya sudah lumayan memenuhi  kebutuhan seduh pour over, utamanya saat bepergian. Di awal penggunaan memang agak kagok karena biasa seduh dalam bentuk lingkaran. Sementara Tetradrip ini bentuknya segitiga. Namun bagi saya bukan masalah yang berarti dan mudah dibiasakan.

Mungkin akan lebih oke kalau Tetradrip ini kasih bagian dalam yg ada ulir-ulir nya untuk aliran air, seperti yang biasanya ada pada dripper V60 plastik maupun keramik. Jadi paperfilter gak langsung nempel ke seluruh body Tetradrip. Saat pouring, saya ngerasa jatuhnya air juga jadi sedikit lebih lambat dibanding biasa seduh. Bukan gangguan besar sih, cuma saya nya aja yang gak sabaran, hehehe.

3. Jodoh Paper Filter

Sebenarnya pengen skip part ini sih, yamasa bahas jodoh buat benda mati padahal penulisnya aja belum berjodoh. *baik abaikan

Sebagai salah satu dripper V60, tentu saja jodoh Mueniq Tetradrip adalah paper filter V60. Dan karena ukurannya 01, jangan sampai salah menjodohkan dengan yang ukuran lain. Namanya pemaksaan perjodohan alat kopi, yang tentu saja tidak bakalan muat dan gak pas dengan Tetradrip ini. Paper Filter yang dianjurkan untuk tetradrip ini adalah Hario V60 Paper Filter 01 dan Kono V60 Paper Filter 01. Baik paper yang putih maupun off white (atau apa sih istilahnya, saya gak ngerti).

Untuk penggunaan tetradrip dengan paper filter Kono, saya belum pernah coba. Pun saya kurang punya pengetahuan dan pengalaman pour over kopi dengan paper filter Kono. Kabarnya kertas Kono memiliki karakter yang berbeda dengan Hario baik dari segi kerapatan, penyerapan kertas, hingga aroma kertas. Jadi saya memasangkan Tetradrip ini dengan Hario V60 Paper Filter 01, dan ternyata pas bangeeeet.

Penggunaan paper filter begini juga lebih memudahkan saat buang sampah. Cukup buang dengan paper filter sebagai bungkusnya. Ampas kopi jadi tidak tercecer ke mana mana, pun Tetradrip dan gelas tinggal dibilas/cuci dengan mudah.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Alat Seduh Untuk Traveling

Sepertinya pasangan tetradrip dan paper filter ini benar benar duo perfect untuk diajak jalan jalan. Jadi, kapan jalan?

12 thoughts on “Mueniq Tetradrip : Dripper V60 Semungil Passport

  1. Kalo udah jadi pecandu kopi kayaknya gak bisa lepas ya kak dari ginian. Hehehhe.
    Kalo saya sih males ribet kak dan emang bukan penikmat kopi sejati.
    Minum kopi sachet aja udah seneng, wkwkwk 😆

    1. hahaha iya, gak siap buat fakir kafein dan lebih sering ribet sendiri buat mikir mau bawa kopi apa dan alat seduh apa.
      *sebuah keribetan yang dibikin sendiri

  2. Aku baru ngeh, dadi asline Tetradrip ini semacam corong gitu ya?
    Tapi nek pake tetradrip masih harus nekuk nekuk kertas e itu ya sebelum dimasukkan ke tetradripnya?

    1. ya dripper kopi alias penetes kopi emang semacam corong gitu.
      kertasnya udah dalam bentuk corong juga, udah jadi dari sananya. jd tinggal taroh aja di situ.

  3. Gue kemaren pensaran gimana sih bentuknya dripper segede passport itu. Keren juga ya ternyata.
    Gue sih cuma mengandalkan kopi-kopi hitam dari kafe setempat aja. Itung-itung menambah pemasukan daerah biar rakyat semakin sejahtera.
    *yaelah Daaan-dan… Gayamu wong duit mek 15ewu ae. 😛

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.