Press "Enter" to skip to content

Saat Sermo Sedang Surut

Pagi itu kami bergegas ke barat saat gelap belum lagi berpamitan. Wacana kami adalah menyaksikan terbitnya mentari dan menikmati warna-warni arunika dari Waduk Sermo, Kulonprogo.

Apa daya selain berangkat yang kesiangan dan petunjuk google maps yang mengarahkan jalan memutar, langit rupanya turut sendu. Subuh itu warna kelabu menemani perjalanan kami hingga sampai di Taman Bambu Air Waduk Sermo. Sisi barat waduk, yang seharusnya menjadi lokasi terbaik menikmati sunrise.

Sebelumnya saya belum pernah berkunjung Waduk Terbesar di Kulonprogo ini. Waduk Sermo diresmikan pada tahu 1996 dengan membedol desa kan kurang lebih 100 KK dari desa tersebut. Tujuan dibuatnya Waduk Sermo kala itu sebagai suplesi irigasi area Kalibawang. Waduk ini memiliki daerah pengumpulan air seluas 22 km2 dan dapat menampung air hingga 25jt m3. Sungguh luas dan besar sekali.

pemandangan lazim Waduk Sermo

Saya tidak tau saat surutnya seperti sekarang, kira-kira berapa jauh selisih debit airnya dengan saat penghujan. Namun pemandangan yang saya dapat saat surut ini rupanya istimewa sekali. Waduk ini memamerkan cantiknya bagian-bagian yang sebelumnya tersembunyi dalam limpahan airnya. Seperti gundukan-gundukan yang manis dengan hamparannya yang berwarna-warni.

suka sekali dengan warna warninya

Sermo pagi itu tak tampak ramai, pun beberapa spot selfie yang masih kosong. Hanya ada serombongan bapak-bapak yang membawa bermacam-macam burung lokal yang sengaja diterbangkan di area waduk. Sepertinya sekumpulan pehobi burung peliharaan. Terdapat beberapa spot buatan yang biasa saya lihat bersliweran fotonya di instagram. Saya sendiri tak sempat menengok ataupun menjajal satu pun dari spot-spot itu.

Karena,

Hey!! siapa yang butuh spot-spot begituan jika yang alami dan asli saja sudah secantik ini?

ini editan *disclaimer sebelum dikomen

*Waduk Sermo terletak di Kulonprogo, sekitar 46 km ke barat dari Kota Yogyakarta. Untuk mencapai lokasi dalam postingan ini, arahkan Google Maps ke ‘Taman Bambu Air Waduk Sermo’

*Pengelola Waduk Sermo juga menyediakan fasilitas Camping dan Jeep Wisata hingga Kalibiru.

*Untuk mengetahui kondisi Waduk Sermo di musim hujan, silahkan membaca artikel Camping di Waduk Sermo

16 Comments

  1. Dwi Susanti Dwi Susanti Oktober 28, 2018

    Jahats. Aku belum punya postingan baru malah udah samaan aja :((

    Pas motret pagi-pagi di sana malah banyak bocor karena buanyak burung-burung pada terbang sliwar-sliwer.

    Lha aku kok baru ngeh ada bapak-bapak dengan sengaja membawa bermacam-macam burung lokal yang sengaja diterbangkan.
    Merpati po burung di foto terakhir itu mbak? Wkwk malah jadi penasaran.

    • aqied aqied Post author | Oktober 28, 2018

      kalo yg di foto paling akhir itu burung liar gak tau apa kebetulan lewat pas njepret.
      lah kmaren malah kepengen motret pas burungnya sliwar sliwer. wkwkwkwk
      bapak-bapak pehobi burung yg burungnya bagus2 warna warni itu lho

  2. Gallant Tsany Abdillah Gallant Tsany Abdillah Oktober 28, 2018

    Njuk habis ini viral tambah ramai. Padahal aku belum ke sana 🙁
    Habis ini juga udah musim hujan. :(((

    • aqied aqied Post author | Oktober 28, 2018

      jangan dulu donk, aku masih mau ke sana lagi yang pas ketemu matahari.
      btw di anak2 fotografi dan instagramer, ini lokasi emang udah rame sih. banyak foto2 keren bertaburan di IG

  3. elisabeth murni elisabeth murni Oktober 28, 2018

    Meski bentar lagi musim hujan, kupikir tetap butuh waktu untuk menjadikan waduk ini kembali penuh seperti semula.

    • aqied aqied Post author | Oktober 28, 2018

      iya sih, benar. luass banget san saya tampungnya besar.

  4. Nasirullah Sitam Nasirullah Sitam Oktober 29, 2018

    Teman sepedaku pada main ke sini pas lagi kering, foto-foto di atas rumput kering bagus ahahahhah

    • aqied aqied Post author | Oktober 29, 2018

      dan gak semua di situ rumput kering. ada jenis tumbuh2an lain yg warna warni itu, gak tau jenisnya apaan

  5. Matius Teguh Nugroho Matius Teguh Nugroho Oktober 31, 2018

    CAKEEEPPP! Semacam kayak di Sumba, warnanya warna-warna bumi yang hangat, khas musim gugur. Jogja masih panas terus, ya? Bandung udah mendung dan hujan tiap hari, sepanjang hari.

    • aqied aqied Post author | Oktober 31, 2018

      Yep. berencana balik ke sana lagi sih sebelum airnya naik dan warna warni nya berganti.
      Jogja belum kesentuh hujan.

  6. Anggara Wikan Prasetya Anggara Wikan Prasetya November 1, 2018

    Main ke Waduk Gajah Mungkur juga mbak..
    Kalau kering malah peninggalan masa lalunya kelihatan….

    • aqied aqied Post author | November 2, 2018

      waaah pengen juga. peninggalan masa lalu seperti apa yang keliatan?
      guede banget yak Gajah Mungkur ni

  7. Indah Juli Indah Juli November 2, 2018

    Tiap ke kalibiru pasti mampir ke waduk sermo ini, tapi yang dari tempat bendungannya itu. Belum pernah dapat pemandangan sebagus di blog ini.

    • aqied aqied Post author | November 2, 2018

      ini sebrangnya bendungan sih, jd muterin waduknya dulu. di Taman Bambu Air, menghadap ke timur jadi pas sunrise

  8. Darius Go Reinnamah Darius Go Reinnamah November 3, 2018

    Yang jelas surutnya air di waduk dermo ini pas kemarau tidak sesurut harapanmu bersanding dengan si dia. LOL

    • aqied aqied Post author | November 5, 2018

      Tau aja, Bang Dar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.