Membuat Drip Coffee ala Jepang Sendiri

Kopi-kopi easy drip ala Jepang saat ini semakin marak. Tidak hanya merk pabrikan seperti Kapal Api easy Drip saja. Kafe-kafe dan roastery lokal pun mulai menjajakan kopi siap seduh ini. Dengan kemasan easy drip seperti ini, kopi siap diseduh tanpa menghilangkan kenikmatan aslinya. Menyeduhnya juga tidak perlu mempersiapkan berbagai peralatan seperti grinder, dripper, dan filter. Kopi sudah siap dalam kemasan kertas yang juga berfungsi sebagai filter. Pun cantolan yang dapat dikaitkan pada gelas, serupa dripper. Usai disiram air panas, kertas dan kopi tinggal dibuang, secangkir kopi tanpa ampas siap disesap. Aroma kopi tetap nikmat dengan proses seduh yang sangat praktis.

Pertama kali mencoba Drip Coffee oleh-oleh dari Jepang, 2013

Saya mengenal kemasan easy drip ini sekitar tahun 2013, oleh-oleh dari Jepang. Saat itu saya belum pernah tau apakah sudah ada di Indonesia atau belum. Namun beberapa tahun kemudian, saya menemukan Drip Coffee dijual secara online oleh Otten Coffee. Kemudian di lokasi tempat tinggal saya, rupanya Studio Kopi juga menjual Drip Coffee pula baik Arabika maupun Robusta. Terakhir saya menemukan Dongeng Kopi pun membuat kemasan easy drip coffee juga. Tak lupa kopi kebanggan Indonesia juga memproduksi Kapal Api Easy Drip dengan berbagai pilihan jenis kopi. Saat menginap di Hotel Ciputra World Surabaya, minibar dalam kamar pun menyediakan Drip Bag Coffee Drip Quintino’s Coffee. Mungkin masih ada banyak lagi produsen easy drip coffe lainnya, namun sejauh ini baru 5 itu yang saya cicipi. Rupanya pasar drip coffee cukup ramai juga ya.

QUintino’s Drip Coffee untuk bekal bepergian

Membawa kemasan drip coffee untuk bepergian memang menyenangkan. Saya sendiri beberapa kali sengaja membeli setiap berencana bepergian yang tidak bisa membawa perlengkapan seduh. 4 sachet Kapal Api Easy Drip menemani perjalanan saya selama 3 hari di Malaysia. Sementara 2 Drip Coffee & 1 Kopi Celup dari Studio Kopi membersamai nggembel saya di Singapore. Gayo Wine dalam kemasan Drip Coffee dari Dongeng Kopi bahkan menjadi teman ngopi saya sepanjang pendakian Semeru. Kopi-Kopi Otten Coffee berkali-kali pula saya persiapkan untuk bermacam-macam perjalanan.

Drip Coffee dari Otten

Ngopi terasa lebih praktis dan mudah

Membeli Drip Coffee di saat stok coffee beans saya masih banyak, kadang-kadang membuat saya berfikir ulang. Ada rasa sedikit eman, kenapa harus beli kopi baru sementara stok masih banyak. Lalu datanglah ide kenapa tidak coba membuat sendiri kemasan Drip Coffee dari stok kopi yang saya punya.

Kemudian lahirlah postingan ini.

1. Beli Kemasan Drip Coffee & Sachet

Saya dapat di Tokopedia seharga 26.000 untuk 10 sachet Paper Drip dan kemasan Sachetnya. Ada banyak sekali ternyata yang menjual kemasan Paper Drip ini. Saya pilih beli yang ini karena bisa beli 10 biji saja. Namanya juga baru nyoba kan.

penampakan kemasan drip coffee yang saya beli dari Tokopedia

2. Kopi & Scale

Saya pakai Kopi Ethiopian Yirgacheffe Natural Process dari Otten COffee, mumpung kemarin dapat discount 30% dari Google Local Guide.
Untuk sajian per kemasan, saya ikut standarnya Drip Coffee Otten, 10 gram per sachet. Nantinya bisa diseduh dengan air 150 ml untuk rasio 1:15. Karena ini penggunaanya sebagai drip coffee dengan filter kertas, saya menggunakan grind size (ukuran giling) medium.

ilustrasi persiapan membuat drip coffee bag sendiri

3. Kemas dan beres….

Kalau sudah punya sealer, urusan kemas mengemas ini pasti lebih mudah. Berhubung saya tidak punya, saya pakai sealer ala rumah tangga yaitu: Setrika!!

setrika di bagian tulisan ‘open here’ sampai lengket dan rapat

Untuk kemasan sachetnya, saya lapisi kain selembar, kemudian disetrika sampai rapat dan ter-seal sempurna. Drip Coffee buatan sendiri ini pun siap menemani ngopi-mu di mana-mana.

Selain untuk kebutuhan sendiri, Drip Coffee ini juga bisa dijadikan oleh-oleh atau membekali teman saat akan melakukan perjalanan. Bukankah lebih baik memberi bekal teman yang akan traveling dibanding nodong oleh-oleh?

Ops…

2 thoughts on “Membuat Drip Coffee ala Jepang Sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.