3 Cara Memanfaatkan French Press di Rumah

French Press dan Porlex

Wah ternyata lama sekali tidak memperbincangakan perlengkapan seduh di blog ini. Berhubung saat ini bulan Ramadhan, saya ingin sedikit berbagi tentang pengalaman saya menyajikan macam-macam minuman dengan satu alat seduh saja: French Press.

French press ini memang alat seduh yang cukup populer. Tidak begitu asing di kalangan Tim Non Kopi, pun banyak tersedia di toko-toko umum. Bahkan beberapa tahun lalu sempat dijadikan hadiah untuk pembelian suatu merk kopi. Sudah pasti range harga untuk alat ini pun cukup luas, dari yang di bawah 100 ribu, hingga yang jutaan.

Paket Bundlinf Kapal Api & French Press

Sejujurnya, saya jarang menggunakan French Press untuk menyeduh kopi. Karena hingga kini belum menemukan formula yang sesuai selera saya. Jadi daripada difrench press, saya sih pilih diseduh tubruk saja sekalian. Namun sesungguhnya alat ini sering saya pakai.

Lho, Piye sih?

Menyeduh Teh Tubruk

Dibanding teh celup, saya memang lebih suka teh tubruk. Masalahnya saya tidak suka juga minum teh yang berampas. Sedangkan di rumah saya tidak memiliki teapot ataupun saringan teh. Solusinya? Sentu saja seduh teh dengan French Press.

Ternyata cara ini juga pernah saya lihat di beberapa kafe. Untuk sajian teh kafe-kafe ngehits itu menyeduh teh dalam french press, hingga disajikan di meja pengunjung. Tentu saja mereka sudah memisahkan french press untuk menyeduh kopi dan teh. Cara ini cukup mempermudah saya setiap ingin menikmati teh tanpa ampas dan tanpa ribet.

Notes: Segera cuci dan buang ampas teh usai digunakan agar saringan french press tetap awet dan berkilau.

Membuat Milk Foam untuk Coffee Latte

Tadinya saya sama sekali tidak terfikir bahwa french press bisa menghasilkan milk foam. Sampai pada suatu hari saya menikmati kopi pagi yang syahdu di suatu kedai kopi tanpa mesin. Dari situ saya melihat proses demi proses yang dilalui barista untuk menghidangkan secangkir coffee latte. Dan ternyata milk foam nya dibuat menggunakan French Press!!

Dengan keahlian mas barista, secangkir coffee latte yang tersaji terlihat sama cantiknya dengan yang dibuat mesin. Ditambah kemampuan menggambar latte art yang mumpuni, secangkir latte itu semakin tidak terlihat bedanya.
Karena penasaran, saya pun turut mencobanya dengan french press yang saya punya di rumah. Dan ternyata benar, dengan memompa plunger naik turun dengan cepat, milk foam akan terbentuk. Saya pun bisa menikmati capuccino atau cafe latte di rumah. Walau jika bicara latte art, kemampuan saya sebatas menggambar angin puting beliung.

latte art puting beliung

Ambyar!!

Bagi tim non kopi, tak perlu khawatir french press di rumah akan sia sia. Selain membuat coffee latte, kamu juga bisa membuat kreasi latte-latte yang lain. Misalnya Matcha Latte Chocolate Latte, Taro Latte, dan latte-latte lainnya dengan cara yang hampir sama. Karena sesunggunya it’s never too late for latte, right?

Notes: Sebaiknya menggunakan susu pasteurisasi/fresh milk dengan suhu hangat.

Menyeduh Kopi Manual

Ya tentu saja sesuai fitrahnya, french press memang digunakan untuk menyeduh kopiksecara manual. Caranya standar, seduh kopi dengan grind size medium to course, lalu pre-ekstraksi selama 30 detik, kemudian tuangkan air sesuai porsi, diamkan 4 menit, baru tekan plunger. Selanjutnya, secangkir kopi siap disajikan.

kopi hitam tanpa ampas

Bagaimana? tertarik meminang frech press untu swaseduh di rumah?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.