Mengapa Membuat Bekal Makan Siang Sendiri?

Saat pertama kali membuat akun instagram @bekal.makansiang, sama sekali tidak terfikir akan menjadi seperti sekarang ini. Membuat bekal setiap ke kantor awalnya hanya strategi saya memangkas pengeluaran. Karena itu bekal makan saya kebanyakan berbahan dasar murah. Selain juga mengehemat energi untuk berpikir Makan Apa Hari ini setiap jam makan siang tiba.

Ini sebagian alasan-alasan mengapa saya masih membuat bekal makan siang sampai kini. Siapa tau sama dengan alasanmu.

(lebih…)

Gudang Kopi, Tak Sekadar Tempat Ngopi

Menyukai kopi dan sering terjebak deadline, membuat saya membutuhkan space yang tak hanya mengakomodir kebutuhan kafein, namun juga mendukung aktivitas pura-pura kerja saya. Akhir-akhir ini pula saya terlibat dalam kegiatan sok sibuk yang bersinggungan dengan fotografi. Karena itulah saya jadi lumayan sering bertengger di Gudang Kopi Jogja, sebuah coffeeshop berlokasi di Lantai 2 Toko Kamera terhits se Jogja: Gudang Digital.

Ypur Photocoffee Begins Here

(lebih…)

Selimut Kabut di Pura Ulun Danu Batur

Kabut semakin tebal ketika mbak-mbak Google Map berteriak2 memerintah untuk putar balik, pertanda saya sudah kebablasan terlalu jauh.

Konsentrasi saya untuk mencari jalan yang tepat berputar balik, seketika buyar. Rupanya saya mulai masuk ke jalanan berpaving blok, bukan lagi aspal. Sementara di sebelah kanan, pura besar berselimut kabut begitu magisnya. Tak jauh sebelumnya, terdapat gapura bertuliskan Pura Ulun Danu Batur.  Alih-alih berputar balik seperti perintah mbak google map, saya berhenti dan mematikan mesin kendaraan.

Pura Ulun Danu Batur berselimut kabut

(lebih…)

Di Balik Foto Bekal Makan Siang

Bagi yang mengikuti saya di instagram, pasti sudah tau bahwa saya punya akun lain bernama @bekal.makansiang. Akun instagram ini dulu memang sengaja saya buat khusus untuk dokumentasi menu-menu bekal saya ke kantor. Tak terasa, kini jumlah followernya malah sudah melebihi akun pribadi saya. Kalah pamor memang ini muka narsis dibanding foto makanan.

feeds instagram @bekal.makansiang

Karena instagram bekal makan siang ini awalnya hanya iseng, maka foto-foto di sini pun saya upload dengan santai juga. Tanpa effort yang gimana-gimana, apalagi edit yang neko-neko. Rata-rata foto bekal saya hanya punya 1 angle, 1 kotak bekal, dan sejujurnya hanya dari 1 ponsel pula. Ponsel murah pula, Xiaomi Redmi 4A yang bulan ini berulang tahun ke-2.

(lebih…)

Camping di Waduk Sermo

Seperti pernah saya niatkan pada kunjungan pertama ke Waduk Sermo, saya ingin kembali lagi dan berkemah di sini. Hingga beberapa bulan kemudian, camping di Waduk Sermo masih menjadi wacana. Beruntung semusim kemudian, akhirnya keinginan itu terlaksana. Bersama teman-teman Camping Tiap Kapan, kami berangkat ke barat Jogja sore hari menuju Waduk Sermo. Hingga masih sempat menyaksikan sunset, kemudian mendirikan tenda dan menghabiskan malam di tepi Waduk Sermo.

Rupanya Waduk Sermo memiliki rupa yang berbeda pada musim penghujan. Saat kemarau kemarin, waduk sermo begitu surut hingga memunculkan pulau-pulau seperti Padar mini. Ketika penghujan tiba, daratan pulau-pulau ini tenggelam di dalam air. Tidak ada gugusan pulau, pun tak dijumpai nisan-nisan di tengah sana. Untuk itu, saya sarankan datanglah ke Sermo setidaknya satu kali pada masing-masing musim.

(lebih…)

Santap Sore di Ibis Hotel Malioboro

Bicara Jogja, rasanya tak mungkin jika tak turut serta membicarakan Malioboro. Kawasan utara titik Nol Kilometer ini tak pernah sepi, utamanya saat musim liburan tiba. Malioboro memiliki paket lengkap yang dari wisata belanja, budaya, sejarah, hingga kuliner. Bahkan sejak beberapa tahun terakhir, area pejalan kaki di kawasan ini berbenah makin cantik. Generasi millenial menyebutnya, makin instagramable.


Usai menuntaskan jalan-jalan di Malioboro, ke mana sebaiknya mengisi energi sekaligus menikmati senja?

(lebih…)