Numpang Buka Puasa di Singapore

Ceritanya tahun lalu, saya salah satu dari pembeli tiket free seat Air Asia yang asal aja milih tanggal. Prinsipnya beli aja dulu, berangkatnya ntar gampang. Dan ternyata setelah beli baru nyadar kalau tanggal yang saya pilih itu saat Ramadhan. Saat itu saya baru beli tiket berangkat aja.

Pergi-pergi saat puasa itu sebenarnya asyik juga. Pertama, gak perlu mikir mau makan siang apa dan di mana. Kedua, gak bakal lapar mata dikit-dikit kepengan jajan ini jajan itu. Puasa boo’. menahan diri yekaaan. Permasalahannya ya paling di capek dan dehidrasi aja kalau memang banyakan jalan dan aktivitas yang bikin capek.

pertama kali naik Scoot

Absurdnya, pas beli tiket pulang, malahan pengen njajal maskapai Scoot punya Singapore. Pertimbangan pertama selain sama sama low cost, rute Scoot ini pake transit di Singapore selama 19 jam. Jadi lah iseng-iseng ambil flight ini, biar mampir ke negri singa kan. Makin absurd lagi karena tujuan akhir di Indonesianya malahan Surabaya, bukannya Jogja.

(more…)

Treking (sok) Hore di Air Terjun Tretes, Jombang

“aku mau ke Tretes lagi asalkan naik Helicity” Aqied, 2017

Mendaki gunung melewati lembah,
Sungai mengalir indah ke samudra,
Bersama teman bertualang…

Bersama teman bertualang

Lagu ceria ini kami nyanyikan sama sama saat menelusuri perjalanan panjang menuju Air Terjun Tretes, Agustus 2017 lalu. Saya turut bersenandung juga meski napas dan energi tinggal sisa sisa. Sembari dalam hati merutuki kealpaan saya mengumpulkan informasi tentang air terjun raksasa ini.

(more…)

2 Jam di Putrajaya: KURANG!!!

Namanya juga ngetrip dadakan, atau malah bisa dibilang bukan ngetrip juga sih. Kalau kata Alid –si juragan tahu micin dari Jombang– malahan numpang pipis ke KL. Jadi saya gak sempet buat banyak banyak baca yang berakibat gak banyak ekspektasi juga. Rencana buat mampir ke Putrajaya ini ya dadakan juga. Malahan gak ngerti-ngerti amat sebenarnya Putrajaya itu apaan. Taunya ya kota dengan arsitektur serba keren aja. Apalagi bagi anak ndeso dari pelosok negri macam saya.

(more…)

Foto Ala Buku Tahunan

Hello, 2018

Ternyata sudah lewat setengah bulan lebih di tahun 2018 dan belum ada postingan baru di blog ini. Sampai-sampai saya dicolek mbak Pink di twitter. Di situ saya merasa gagal menjadi blogger yang sok hits. Padahal hits dari mananya, lha wong banyakan yang gak kenal daripada yang kenal yekan.

mana yang bilang saya gak hits?

(more…)

Sunset Begini Cuma Ada di Bukit Paralayang

Usai terus-terusan diguyur hujan beberapa hari kemarin, Jogja kini mulai bermandikan matahari. Tak tanggung-tanggung, panasnya melebihi suhu suhu kala musim kemarau. Kembali bersinarnya sang surya dengan garang ini, memberi angin segar bagi para Pemuja Sunset.

Salah satu lokasi dengan view sunset unik di Jogja adalah Bukit Paralayang Parangendog Parangtritis. Kenapa?

(more…)

Rumah Merah Muda di Timur Jogja

Instagram rupanya mengubah banyak hal di sekitar kita. Misalnya membuat banyak spot berlomba-lomba tampil instagenic. Dari rumah makan, resto, coffeeshop, perpustakaan, hingga hotel-hotel berlomba menampilkan sisi instagenic nya untuk menarik perhatian pengunjung. Di rumah-rumah pun mulai menyiapkan sudut favorit untuk berbagai kebutuhan pemotretan.

tangga pun harus instagenic

Disiapkan sudut favorit wajib untuk foto OOTD setiap harinya. Meja kerja yang berantakannya dibuat-buat untuk (seolah-olah) memotret kesibukan kerja. Piring dan cangkir yang lucu untuk dipakai setiap memamerkan hasil masakan dapurnya —atau mungkin orderan GoFood?–. Hingga spot khusus di kebun belakang rumah untuk sekedar foto bekal makan siang setiap harinya. Oke, itu saya.

Lalu, apakah semua itu cukup? Oh, tentu tidak. Harus ada alasan untuk bepergian keluar rumah demi feeds yang tidak itu itu saja.

(more…)

Gagal Malas Mandi di Air Terjun Jagir

Sebagai pekerja setiap senin sampai jumat, dilanjutkan pelajar saat sabtu, saya terpaksa melakukan aktifitas yang tidak saya sukai setiap paginya. Mandi Pagi. Ya, ada kalanya kita tetap harus melakukan apa yang tidak kita sukai meski terpaksa. Maka saat-saat libur tanpa kewajiban mandi pagi adalah kemewahan tiada tara bagi saya.

Namun rupanya tidak demikian dengan teman-teman #TripTanpaDeadline yang agak-agak kesal dengan kemalasan saya ini. Maka pada suatu pagi, dengan sengajanya destinasi yang dipilih adalah Air Terjun Jagir, Kampung Anyar. Kolam air terjun ini dapat dicapai dengan menuruni tangga dari tanah yang tidak sempat saya hitung jumlahnya. Karena saya bukan Sherlock Holmes yang otomatis menghitung setiap jumlah tangga yang dilaluinya.

Begitu menjejak tepi kolam dengan dua air terjunnya, saya mencelupkan jempol kaki dan mengeluh dalam hati.

“duh, dingin banget”

Kemudian clingak-clinguk mencari kehangatan.

(more…)