Pengalaman Foto Street dengan Fujifilm XT100

di depan Masjid Kotagede

Sudah beberapa bulan terakhir ini saya mulai foto street lagi. Tidak lain dan tidak bukan karena ada komunitas Nyetrit Bareng yang ngadain hunting photo street rutin setiap bulannya. Ya gimana saya ini anaknya kurang motivasi, kalau harus hunting photo street sendirian banyakan magernya. Salah satu episode Photo Street paling mengesankan adalah saat Nyetrit Bareng di Arisan Ilmu KEB special Hari Kartini bareng Gudang Digital dan Fujifilm. Gak tanggung-tanggung di episode ini kita dipinjemin Fujifilm XT100 buat hunting foto.

(lebih…)

Di Balik Foto Bekal Makan Siang

Bagi yang mengikuti saya di instagram, pasti sudah tau bahwa saya punya akun lain bernama @bekal.makansiang. Akun instagram ini dulu memang sengaja saya buat khusus untuk dokumentasi menu-menu bekal saya ke kantor. Tak terasa, kini jumlah followernya malah sudah melebihi akun pribadi saya. Kalah pamor memang ini muka narsis dibanding foto makanan.

feeds instagram @bekal.makansiang

Karena instagram bekal makan siang ini awalnya hanya iseng, maka foto-foto di sini pun saya upload dengan santai juga. Tanpa effort yang gimana-gimana, apalagi edit yang neko-neko. Rata-rata foto bekal saya hanya punya 1 angle, 1 kotak bekal, dan sejujurnya hanya dari 1 ponsel pula. Ponsel murah pula, Xiaomi Redmi 4A yang bulan ini berulang tahun ke-2.

(lebih…)

Kumpulan Foto Siluet Berhijab

Ide ini muncul setelah mengamati pencarian search engine yang nyasar ke blog ini. Sepertinya di luaran sana banyak netijen yang mencari foto-foto siluet perempuan berjilbab. Kira-kira untuk apa ya?

Saya suka sekali foto siluet, salah satunya siluet berhammock yang menjadi header blog ini. Foto siluet diri sendiri yang dijepret menggunakan fitur remote viewfinder dari ponsel yang disambungkan ke kamera. Lokasi fotonya pun membangkitkan rindu. Pulau Kaniungan, sebuah pulau kecil yang hanya dihuni 18 KK saja.

 

Foto Siluet terfavorit

Baca Selengkapnya di Kaniungan, Aku Jatuh Cinta

(lebih…)

Candid Couple Photos

Miskin ide tentang bagaimana harus berpose di depan kamera, membuat saya kerap bingung jika ingin berfoto. Karena itu lah saya lebih senang jika menemukan foto-foto candid yang bagus. Selain senang difoto candid, saya juga suka berusaha untuk memotret candid orang-orang di sekitar saya.

Di antara hasil-hasil foto candid yang banyak gagalnya, saya paling suka dengan candid couple photos. Berikut di antaranya

Waduk Sermo, September 2018

(lebih…)

Galeri: Kemarau di Semeru

Bertamu ke Semeru untuk pertama kali nya Agustus lalu, memberi banyak kejutan bagi saya. Tidak hanya rute panjang dan tanjakan aduhai yang bisa saya dapat infonya dari dunia maya. Bukan pula keindahan Ranu Kumbolonya yang termasyhur dengan jutaan fotonya yang bertebaran di berbagai situs. Tidak pula suhu dinginnya yang membekukan embun-embun di rerumputan hingga atap-atap tenda.

Baca juga  Catatan Semeru 1 : Tujuan itu Bernama Rumah 

Area Kamping Ranu Kumbolo

Ini tentang warna cokelat keemasan khas kemarau yang menyapa. Camping ground Ranu Kumbolo yang biasanya beralaskan permadani rerumputan hijau, kali ini berselimut cokelat. Hingga padang Verbana di Oro-oro Ombo yang identik dengan warna ungunya, pun terbentang keemasan.

Berikut sebagian galeri Semeru kala Kemarau.

(lebih…)

Bibit Unggul Itu Ada Di Sini

Lemparkan cita-citamu sejauh-jauhnya, setinggi-tingginya

Ada sedikit sedih ketika Asian Games berakhir kemarin. Saya merasa belum sempat turut dalam gegap gempitanya. Belum usai rasa bangga atas capaian atlet-atlet negri ini yang melampaui ekspektasi. Belum habis penyesalan saya melewatkan kesempatan untuk menjadi volunteer di perhelatan selanjutnya, Asian Para Games. Mengingat Para Games mengembalikan saya pada momen 7 tahun lalu, saat turut serta sebagai volunteer untuk Asean Para Games 2011. Pengalaman berharga yang masih membekas hingga kini. Untuk APG 2018 kali ini, saya sendiri pun tidak yakin apakah berkesempatan untuk turut serta atau tidak, melihat lokasi penyelenggaraan yang di luar kota.

(lebih…)