Gudang Kopi, Tak Sekadar Tempat Ngopi

Menyukai kopi dan sering terjebak deadline, membuat saya membutuhkan space yang tak hanya mengakomodir kebutuhan kafein, namun juga mendukung aktivitas pura-pura kerja saya. Akhir-akhir ini pula saya terlibat dalam kegiatan sok sibuk yang bersinggungan dengan fotografi. Karena itulah saya jadi lumayan sering bertengger di Gudang Kopi Jogja, sebuah coffeeshop berlokasi di Lantai 2 Toko Kamera terhits se Jogja: Gudang Digital.

Ypur Photocoffee Begins Here

(lebih…)

Tidak Sempat Ngopi? Go Food Saja!

Ada kalanya dahaga fakir kafein menyerang di waktu-waktu yang tidak diharapkan. Saat masih menjadi karyawan kantoran dahulu, sore hari adalah jam-jam krusial. Tumpukan pekerjaan yang tak habis-habis, sementara otak dan fisik sudah lelah bekerja sejak pagi. Jika masih cukup waktu, saya biasanya mlipir ke pantry dan membuat kopi. Sekedar menambah semangat atau menyegarkan pikiran sejenak. Nyatanya, tidak setiap hari saya punya waktu untuk itu.

sedang deadline dan butuh ngopi

(lebih…)

Semangat Pagi dari Aegis Coffee

Semangat Pagi

Awal mula saya mengenal Aegis adalah paket Semangat Pagi nya. Paket Semangat Pagi pada tahun 2016 dulu ini berisi kopi susu plus roti bakar yang cukup ditebus 15ribu saja. Sebagai Tim #NgopiPagi, saya bahagia banget donk. Ini seperti semesta mendukung hobi ngopi pagi saya.

paket Semangat Pagi 2016

Dari kebiasaan Semangat Pagi ini, saya jadi keterusan suka banget dengan Aegis. Apalagi suasana pagi nya yang tenang. Bahkan saat Paket Semangat Pagi saat itu sudah tidak ada lagi, saya masih rajin ke Aegis. Banyak deadline yang terselesaikan di meja sudut kedai kopi ini. Tak terhitung berapa tugas kuliah tuntas dikerjakan dari dalam ruang coffeeshop berkonsep clean minimalis ini.

(lebih…)

Seteguk Kopi dan Sepotong Senja

Saya sudah berhenti menghitung, berapa kali saya berkunjung ke Ivy Coffee. Mungkin karena akhir-akhir ini saya lebih butuh ketenangan di antara hectic deadline dan tugas akhir kuliah. Tidak semua coffeeshop bisa menjadi tempat yang tenang untuk bekerja. Tidak semua coffeeshop yang tenang pula, memiliki pemandangan menyenangkan untuk mengistirahatkan mata.

(lebih…)

Difour Coffee House

Perjalanan #NgopiTiapPekan memang sudah mengunjungi bermacam-macam warung kopi. Baik yang rumahan, yang fancy, yang instagramable, yang full wifi dan berbagai macam karakter coffeeshop. Meski tidak semua dituliskan dalam blog ini. Anehnya saya malah melewatkan sebuah Coffee House yang hanya 1 km dari rumah. Padahal Difour Coffee House ini sudah menyeduh sejak 2016.

Terletak sedikit di dalam gang, membuat Rumah Ngopi ini super tenang dari hiruk pikuk kota. Pun suasananya yang teduh adem dan menyenangkan, membuat saya betah. Belum lagi playlist yang diputar seringkali membuat saya  mengistirahatkan earphone.

Selain itu, ada apa lagi di Difour Coffee House?

(lebih…)

Kaktus Coffee Place Jogja

Sebenarnya saya jarang ngopi-ngopi di cafe-cafe fancy,seperti yang akan saya bahas ini. Kaktus Coffee PlacePJogja. saya lebih senang konsep-konsep coffeeshop yang homy, atau yang punya kopi enak, bagaimanapun bentuk coffeeshopnya. Pada saat-saat tertentu, saya juga suka coffeeshop yang suasananya kondusif untuk bekerja atau mengerjakan Tugas Akhir kuliah saya yang tak kunjung usai (mohon doanya ya teman-teman).

pura-pura serius garap TA

Kaktus Coffee Place ini bisa dibilang masuk kategori coffeeshop yang fancy abis. Berhubung lokasinya yang dekat dengan rumah, hampir setiap hari saya lewat di depannya sejak dalam tahap pembangunan. Ditambah lagi sebelum akhirnya opening pada 12 Oktober, saya sudah ditanya-tanya teman tentang Kaktus Coffee Place ini. Hits banget ya.

Jadilah pada hari pertama dibuka dan masih promo buy 1 get 1 (ini alasan utama), sekalian lewat saya mampir untuk menuntaskan penasaran dan menjawab pertanyaan netijen.

(lebih…)

Karena Semua Setara di Hadapan Kopi

Saya mengenal kopi sejak lama. Tak heran karena kopi dari negeri ini telah lama pula mendunia. Sebut saja Kopi Toraja dan Kopi Gayo. Dua dari ribuan ragam kopi nusantara yang terkenal di penjuru semesta. Seakan tak cukup waktu untuk mampu menyesap seluruh kopi yang dihasilkan kebun-kebun Indonesia. Di kota saya sendiri saja, hampir setiap bulan muncul coffeeshop baru. Setiap minggu di setiap roastery, muncul biji kopi jenis baru. Setiap kebun, menghasilkan jenis tumbuhan baru dengan proses pasca panen yang baru pula. Masing-masing biji kopi memiliki keunikan dan karakter yang berbeda-beda. Inilah yang membuat saya semakin hari semakin mencintai kopi.

syukur tak terkira untuk setiap cangkir kopi

(lebih…)